Term Ya’isa Dalam Al-Qur’an: Telaah Ayat-Ayat Ya’isa serta Implikasinya Terhadap Fenomena Bipolar Disorder

Published ID 165 views 134 downloads
Abstrak

ABSTRAK JABBAR, HANIEF ABDUL, 2022. TERM YA’ISA DALAM ALQUR’AN: Telaah Ayat-ayat Ya’isa serta Implikasinya Terhadap Fenomena Bipolar Disorder, Skripsi, Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. Pembimbing (1) Dr. H. Taufiqurrahman, M.Ag dan (2) Dr. Masrul anam, MA. Kata Kunci : Ya’isa, Al-Qur’an, Bipolar Disorder Manusia akan selalu diterpa cobaan, masalah, dan kesulitan yang tidak terduga karena sejatinya kehidupan dunia tidaklah sepi dari segala problematika yang ada baik yang sesuai dengan harapan maupun tidak. Namun manusia seringkali cepat merasa lelah, mudah putus asa apabila nikmat yang telah dipunyainya seketika lenyap, hilang dari tangannya ataupun ketika diterpa ujian dan kesulitan, seyogyanya sebagai manusia jangan sekali-kali berputus asa, melainkan harus tetap mempnyai harapan, meskipun bagaimana keadaannnya selama nafas masih bisa berhembus maka pasti akan selalu ada harapan. Sedangkan sikap putus asa juga bisa dialami oleh seseorang yang mengalami gangguan mental, salah satunya BipolarDisorder, yang mana ketika seorang pengidap BipolarDisorder seringkali ditemukan keputusasaan dalam dirinya. Penelitian ini berupaya mengkaji makna ya’isa dalam al-Qur’an dan implikasinya terhadap bipolar disorder. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) yang dilakukan dengan menumpulkan berbagai data yang sesuai dengan tema, dengan menggunakan sumber primer berupa al-Qur’an, kitab-kitab tafsir dan sumber data sekunder berupa kitab-kitab klasik, jurnal, dan karya-karya ilmiyah yang sesuai dengan tema pembahasan. Metode yang digunakan adalah metode tafsir maud}u>’i> dan hasil penelitian akan disajikan secara deskriptif analitis. Dari hasil telaah data dan analisis, penulis mengambil kesimpulan bahwa secara umum ya’isa dalam al-Qur’an seringkali dimaknai sebagai sikap putus asa, atau hilangnya harapan dapat juga diartikan sebagai sikap yang dialami seseorang ataupun kelompok masyarakat, baik dari kalangan petinggi ataupun masyarakat kelas bawah. Kondisi yang dialami ialah kondisi yang dapat mengakibatkan kehinaan, kekerdilan, ketertindasan, ketundukan serta kepasrahan. Term ya’isa disebutkan baik dalam bentuk tunggal maupun jama sebanyak 13 kali yang terdapat dalam 9 surat berbeda. Kata ya’isa juga memiliki beberapa derivasi. Selanjutnya Implikasi serta keterkaitan antara ya’isa dengan fenomena bipolar disorder dapat ditemukan ketika seseorang yang mengalami gangguan bipolar disorder akan memiliki potensi merasakan rasa keputusasaan dalam dirinya. Sehingga untuk menyikapi dan meminimalisir mudah putus asa yang juga sering dialami pengidap bipolar disorder maka yang harus kita lakukan antara lain: Zikrullah (QS. Ra’d [13]: 28), senantiasa bersyukur (QS. Al-Baqarah [2]: 152), senantiasa berdo’a (QS. Al-Mu’minun [23]: 60), dan senantiasa bersabar atas segala ujian yang diberikan Allah (QS. Al-Baqarah [2]: 153).

Sitasi

Jabbar , Hanief Abdul .   (2022). Term Ya’isa Dalam Al-Qur’an: Telaah Ayat-Ayat Ya’isa serta Implikasinya Terhadap Fenomena Bipolar Disorder. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Hanief Abdul Jabbar

haniefazm@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Hanief Abdul Jabbar
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 03 Nov 2022
Dibuat: 03 Nov 2022 04:12
Diupdate: 09 May 2026 00:08