Kemampuan Metakognitif Siswa Dalam Pemecahan Masalah Peluang Bernuansa Penyelidikan Di SMA Negeri 2 Pare

Published ID 79 views 138 downloads
Abstrak

Kemampuan Metakognitif Siswa dalam Pemecahan Masalah Bernuansa Penyelidikan di SMA Negeri 2 Pare, Skripsi, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah, IAIN Kediri Kata Kunci: Kemampuan Metakognitif, Pemecahan Masalah, Bernuansa Penyelidikan Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Proses pemecahan masalah siswa dapat dianalisis menggunakan kemampuan metakognitif. Kemampuan metakognitif merupakan sebuah pengetahuan dan kontrol kegiatan belajar peserta didik, sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan seseorang dalam memecahkan masalah. Aktivitas metakognitif yang digunakan meliputi metacognitive awareness, metacognitive regulation, dan metacognitive evaluation. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan kemampuan metakognitif siswa dalam pemecahan masalah peluang bernuansa penyelidikan berdasarkan kemampuan matematika tingkat tinggi, sedang, rendah di SMA Negeri 2 Pare. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah tes, yang dilakukan bersamaan dengan think aloud, wawancara. Sumber data penelitian ini adalah hasil kerja siswa dalam pemecahan masalah peluang bernuansa penyelidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan aktivitas metakognitif yang digunakan subjek dalam pemecahan masalah. Subjek berkemampuan matematika tingkat tinggi mampu dalam menggunakan metacognitive awareness, dan metacognitive evaluation serta metacognitive regulation dalam pemecahan masalah. Pada tahap memahami masalah subjek tinggi menggunakan mampu mengembalikan jawaban pada tujuan utama yang terdapat pada soal yang bernuansa penyelidikan. Subjek berkemampuan matematika tingkat sedang menunjukkan bahwa aktivitas yang digunakan adalah aktivitas metacognitive awareness, dan metacognitive evaluation (namun tidak pada semua soal) serta metacognitive regulation. Subjek sedang mampu mengembalikan jawaban pada tujuan utama yang terdapat pada soal yang bernuansa penyelidikan. Namun subjek pernah melakukan kesalahan, karena lupa tidak memberikan kesimpulan akhir pada jawaban. Subjek berkemampuan matematika tingkat rendah menunjukkan bahwa aktivitas yang digunakan baik aktivitas metacognitive awareness, metacognitive evaluation serta metacognitive regulation belum semua terpenuhi dengan baik, dikarenakan digunakan subjek kurang dalam memahami masalah sehingga menjadikan subjek tidak pernah memberikan kesimpulan pada akhir jawaban.

Sitasi

Diantik , Dini Nur .   (2022). Kemampuan Metakognitif Siswa Dalam Pemecahan Masalah Peluang Bernuansa Penyelidikan Di SMA Negeri 2 Pare. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Dini Nur Diantik

dinidiantik@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Dini Nur Diantik
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 30 Nov 2022
Dibuat: 30 Nov 2022 06:38
Diupdate: 09 May 2026 00:15