Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Prestasi Akademik Peserta Didik (Studi Kasus Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pace)
Abstrak
Manajemen berbasis sekolah adalah bentuk otonomi manajemen pendidikan di sekolah dalam mengelola segala bentuk kegiatan sekolah. Pelaksanaan MBS menjadi salah satu sistem untuk menyelaraskan pendidikan di Indonesia terutama dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Prestasi akademik adalah hasil yang diperoleh seseorang setelah adanya pembelajaran secara optimal. Meningkatkan prestasi peserta didik memerlukan adanya upaya dari pihak lembaga sekolah. Pihak sekolah harus membuat, mengubah, atau menetapkan visi, misi, tujuan, kurikulum, dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu: mendapatkan sumber data dari pihak sekolah (guru, Waka kurikulum, dan Waka sarpras). Sedangkan, jenis penelitian yang digunakan sesuai dengan penelitian kualitatif yaitu jenis penelitian studi kasus. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Bahwa peneltian ini, termasuk penelitian lapangan yang bertujuan untuk meneliti dan mengetahui MBS di sekolah. kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data dengan menggunakan metode berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Ketiga cara dalam pengumpulan data diharapkan data yang diperoleh peneliti supaya valid. Dalam proses mencari dan menyusun data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, desplay data, dan kesimpulan. Hasil dari melakukan penelitian, maka peneliti harus menyimpulkan dalam praktiknya. Hasil dari penelitian mengenai implementasi MBS di SMPN 2 Pace, meliputi 1) Perencanaan (Planning), pihak sekolah melakukan perencanaan pada awal tahun pelajaran baru dan perencanaan tersebut di buat oleh tim (waka humas, waka sarpras, waka kesiswaan, waka kurikulum, dan dipimpin oleh kepala sekolah). 2) Pengorganisasian (Organizing), penugasan atau pemberian tugas kepada guru melalui musyawarah untuk menentukan tugas apa yang akan diberikan dan kepada siapa tugas akan diterima. 3) Pelaksanaan (Actuating), dalam pelaksanaan MBS pada program sekolah (jangka pendek RKAS, jangka menengah RENSTRA, dan jangka panjang) pelaksanaan MBS untuk meningkatkan prestasi akademik pihak sekolah membuat program literasi, pembelajaran efektif dan menyenangkan, wewenang dan kemandirian, lingkungan sekolah aman dan tertib, dan hubungan baik antara sekolah dan masyarakat. 4) Evaluasi (Controlling), evaluasi dilakukan di akhir semester atau akhir tahun pelajaran dan selalu membuat laporan yang akan diserahkan ke kepala sekolah untuk pembahasan tindakan selanjutnya, supaya meminimalisir terjadinya problem atau hambatan pada kegiatan yang akan dilaksanakan.
Sitasi
Binarahya , Julia . (2022). Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Prestasi Akademik Peserta Didik (Studi Kasus Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pace). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Julia Binarahya
binarahyaj@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Julia Binarahya |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 27 |
| Tanggal Publikasi: | 20 Dec 2022 |
| Dibuat: | 20 Dec 2022 07:42 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:19 |