Tinjauan Hukum Islam Terhadap Akad Kerjasama Cucian Motor (Studi di Desa Pakel Kecamatan Montong Kabupaten Tuban)
Abstrak
Pelaksanaan usaha cucian motor Sumber Pangan melakukan akad kerjasama dengan cara memberi kepercayaan kepada karyawan untuk mengelola cucian motor tersebut dan hasil dari usaha cucian motor ini dibagi untuk pemilik modal dan karyawan-karyawan. Akad kerjasama merupakan sistem dimana dilakukan perjanjian atau ikatan bersama dalam melakukan kegiatan usaha, dalam usaha tersebut diperjanjikan adanya pembagian keuntungan yang akan didapat antara kedua belah pihak atau lebih. Akan tetapi, jika ada kerugian yang disebabkan atas kesengajaan atau tidak disengaja maka pemilik modal yang bertanggung jawab, demikian pula tidak ada kontrak kerja sampai batas waktu yang ditentukan. Hal ini dapat menyebabkan sebuah kerugian dan juga perselisihan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktek pelaksanaan akad kerjasama cucian motor dalam usaha cucian motor di Desa Pakel Kecamatan Montong Kabupaten Tuban dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap akad kerjasama cucian motor dalam usaha cucian motor di Desa Pakel Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif melalui field research, yaitu penelitian yang dilakukan di lapangan terkait dengan permasalahan penelitian. Adapun lokasi penelitian bertempat di Desa Pakel Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut telah diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Akad kerjasama ini termasuk akad kerjasama mudharabah dimana antara dua pihak salah satu pihak mengeluarkan sejumlah uang (sebagai modal) kepada karyawan untuk mengelolanya dan memastikan usaha cucian motor Sumber Pangan ini dilakukan dengan cara baik. Akad kerjasama ini sudah memenuhi rukun, syarat dan prinsip mudharabah. Dalam usaha cucian motor Sumber Pangan tidak dijelaskan mengenai jangka waktu yang ditentukan dan tidak ada sanksi jika melanggar akad kerjasma ini sesuai dengan perjanjian di awal kerjasama. 2) Prakteknya, akad kerjasama di sini ada syarat akad yang cacat (aib) hal ini termasuk akad tidak shahih begitupun juga akad fasid. Hal ini di sebabkan oleh tidak adanya jangka waktu yang ditentukan, hal ini tidak sesuai dengan syarat akad kerjasama menurut hukum Islam.
Sitasi
Fitri , Indah Kumala . (2023). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Akad Kerjasama Cucian Motor (Studi di Desa Pakel Kecamatan Montong Kabupaten Tuban). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Indah Kumala Fitri
Indahkumalafitria@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Indah Kumala Fitri |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 24 Jan 2023 |
| Dibuat: | 24 Jan 2023 08:30 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:27 |