Analisis Big Five Personality Pada Ibu Yang Mengalami Kecenderungan Postpartum Blues Di Praktik Bidan Delima Wulandari Kabupaten Pasuruan

Published ID 60 views 197 downloads
Abstrak

Keinginan terbesar setiap pasangan yang telah menikah adalah memiliki anak. Untuk memiliki anak, individu akan dihadapkan dalam proses kehamilan, persalinan hingga pengasuhan yang membutuhkan kesiapan dalam menjalani. Karena setiap proses memerlukan adaptasi terutama bagi seorang wanita sebagai peran utama dalam proses ini. Apalagi di Indonesia sendiri, disamping ibu menjalani proses kehamilan dan persalinan, juga menjalani proses adat-adat atau budaya yang dikhususkan bagi ibu hamil maupun pasca persalinan. Seringkali adanya proses ini membuat ibu menjadi capek karena ketidaksesuaian atau tuntutan dari keluarga untuk menjalani proses adat. Maka dari itu ketika persiapan belum matang baik dari segi fisik maupun psikis dalam menghadapi proses, bisa saja individu akan mengalami postpartum blues. Merupakan afek ringan yang dialami ibu pasca persalinan ditandai dengan gangguan tidur, pola makan, emosi tidak stabil maupun cemas dan bingung. Ketika efek ini tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan gangguan yang lebih berat lagi. Sehingga pentingnya untuk menangani gejala ini sejak awal. Salah satu hal penentu adanya postpartum blues adalah kepribadian yang dimiliki individu masing-masing. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepribadian pada ibu yang mengalami kecenderungan postpartum blues ditinjau dari aspek big five personality. Pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Pengambilan data juga dilakukan dengan penggunaan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) sebagai penentu kecenderungan postpartum blues yang dialami individu dan penggunaan alat ukur Big Five Inventory 2 (BFI 2) sebagai penentu tipe personality individu yang ditinjau dari aspek big five personality. Dari perhitungan alat ukur EPDS diketahui 5 Subyek yang mengalami kecenderungan postpartum blues mendapatkan skor 11-12 sedangkan subyek yang tidak mengalami kecenderungan mendapatkan skor 1-7. Sedangkan dari perhitungan BFI-2 setiap subyek mendapatkan skor yang menunjukkan kepribadian neuroticism, extraversi, openness to experience, agreeableness dan conscientiousness. Tinggi rendahnya hasil skor menentukan kriteria kepribadian subyek. Hasil skor menunjukkan berkisar dinilai tengah. Diketahui skor terendah 28 dan tertinggi 50. Hasil perhitungan dari alat ukur BFI-2 dan wawancara sejalan dengan pendapat McCrae dan Costa yang setuju dengan pendapat Eysenck bahwa kepribadian itu bipolar dan mengikuti distribusi lonceng.

Sitasi

Aprilia , Rindi Antika .   (2023). Analisis Big Five Personality Pada Ibu Yang Mengalami Kecenderungan Postpartum Blues Di Praktik Bidan Delima Wulandari Kabupaten Pasuruan. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Rindi Antika Aprilia

rindiantikaprilia@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Rindi Antika Aprilia
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 30 Jan 2023
Dibuat: 30 Jan 2023 04:35
Diupdate: 09 May 2026 00:28