Pengaruh Dispensasi Kawin Terhadap Keharmonisan Keluarga Pemohon (Studi Kasus Di Wilayah Kua Kecamatan Wates Kabupaten Kediri)

Published ID 195 views 139 downloads
Abstrak

Perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mana persiapan yang berhubungan dengan fisik, mental, ekonomi, serta yang tak kalah penting yaitu umur dan kedewasaan calon pengantin. Ketika calon pengantin belum cukup umur, maka orang tua calon pengantin diharuskan meminta Dispensasi Kawin kepada Pengadilan Agama. Dispensasi Kawin yaitu keringanan yang diberikan Pengadilan Agama setempat kepada orang tua calon mempelai untuk menikahkan anaknya yang berumur kurang dari 19 tahun untuk pria dan 16 tahun untuk wanita. Focus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1. Apa saja factor-faktor penyebab dispensasi kawin di wilayah KUA Kecamatan Wates. 2. Bagaimana pengaruh dispensasi kawin terhadap keharmonisan keluarga pemohon di wilayah KUA kecamatan Wates. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan metode pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 1. Faktor penyebab pernikahan dengan dispensasi kawin adalah faktor kehamilan di luar nikah, serta faktor ekonomi keluarga. 2. Pengaruh dispensasi kawin terhadap keharmonisan keluarga pemohon di wilayah KUA Kecamatan Wates termasuk besar. Hal tersebut terbukti dari 18 (delapan belas) perkawinan dengan dispensasi yang terjadi di wilayah KUA Kecamatan Wates, 12 (dua belas) pasangan termasuk tidak harmonis dan hanya 6 (enam) pasangan yang bias dikategorikan harmonis. Pasangan yang tidak harmonis dialami oleh pasangan yang usia suami masih di bawah umur serta kedua suami istri di bawah umur. Dari 12 (dua belas) pasangan tersebut, 3 (tiga) pasangan telah bercerai karena suami tidak bertanggung jawab; 1 (satu) paangan diambang perceraian karena sering cekcok; dan 8 (delapan) pasangan rentan pertengkaran karena suami masih muda dan belum mempunyai penghasilan tetap. Sedangkan pasangan yang harmonis dialami oleh pasangan yang umur suaminya telah dewasa.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 14
Tanggal Publikasi: 07 Feb 2023
Dibuat: 07 Feb 2023 03:18
Diupdate: 09 May 2026 00:30