Pengaruh Ra>wi Perempuan Terhadap Problematika H}aid} Dalam Hadis Nabi Muhammad SAW

Published ID 77 views 204 downloads
Abstrak

Sanad sebagai mata rantai penghubung matan hadis kepada Nabi SAW merupakan sekumpulan rawi yakni orang-orang yang meriwayatkan matan hadis sampai kepada kita. Ra>wi terdiri dari beberapa tingkatan, meliputi ra>wi di tingkat s}ah}a>bat, ta>bi’i>n, atba>’ al-ta>bi’i>n, dan seterusnya. Dalam hal ini, mayoritas ra>wi perempuan adalah dari kalangan s}ah}a>bat. Dengan kata lain, mereka adalah s}ah}a>biya>t. S}ah}a>biya>t yang banyak meriwayatkan hadis adalah dari kalangan keluarga Rasulullah SAW, misalnya istri-istri beliau. Dalam hal keadilan para s}aha>bat ini jumhur ulama sepakat bahwa semua s}ah}a>bat adalah adil. Sedangkan dalam hal ked}abit}annya, mereka juga banyak yang terkenal akan hafalannya. Karena itu mereka dinilai thiqah, sehingga hadis yang diriwayatkan oleh para s}ah}a>bat dapat diterima (maqbu>l). Adapun problematika h}aid} yang muncul dalam hadis Rasulullah SAW ini tergolongan sangat banyak. Misalnya larangan melaksanakan salat, kewajiban menqad}a> puasa, serta hal-hal yang berkaitan dengan hubungan suami istri. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh para s}ah}a>bat perempuan terhadap problematika h}aid} serta keterlibatan mereka dalam periwayatan hadis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan dokumentasi, yaitu dengan cara mengumpulkan hadis dengan tema yang telah ditentukan. Hadis-hadis tersebut kemudian diteliti kualitasnya agar diketahui maqbu>l atau tidak. Setelah mengetahui hadis-hadis yang maqbu>l, pemahaman terhadap hadis-hadis tersebut dilakukan dengan beberapa pendekatan. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa sebagian besar hadis dengan tema problematika h}aid} tersebut muncul karena permasalahan yang dibawa oleh para s}ah}a>bat perempuan untuk ditanyakan pada Rasulullah SAW. Beberapa dari para s}ah}a>bat perempuan tersebut menjadi saksi primer atas hadis hadis yang muncul, misalnya perempuan dari kalangan keluarga Rasulullah SAW. Sejarah menyatakan bahwa sebelum Islam datang, perempuan dianggap sebagai makhluk yang kurang penting dibandingkan dengan laki-laki dan dianggap sama seperti benda. Namun agama Islam merubah pandangan seperti itu. Karenanya, kaum perempuan pun telah membuktikan peran penting mereka sebagai s}ah}a>biya>t dalam hal periwayatan hadis, terutama hadis-hadis tentang masalah-masalah keperempuanan.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 13
Tanggal Publikasi: 06 Mar 2023
Dibuat: 06 Mar 2023 00:12
Diupdate: 09 May 2026 00:33