Resiliensi pada remaja korban perceraian orang tua (studi kasus di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri)

Published ID 62 views 97 downloads
Abstrak

FITRIA RAHAYU, EKA, 2022. Resiliensi pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua (Studi Kasus di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri). Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. Pembimbing (1) Tasmin, S.Ag, MA dan (2) Novi Wahyu Winastuti, M.Psi, Psikolog Kata Kunci :Resiliensi, Remaja, Perceraian Orang Tua mempunyai peran penting dalam hal perkembangan fisik maupun psikologis remaja. Namun remaja dengan orang tua yang telah bercerai mereka cenderung tidak mendapatkan peran orang tua secara utuh. Mereka harus bangkit dari keterpurukan itu karena mereka harus menghadapi serta mengatasi permasalahan dalam hidupnya. Remaja dengan orang tua yang bercerai membutuhkan daya tahan atau disebut dengan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi pada remaja korban perceraian orang tua di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong terbentuknya resiliensi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 4 remaja yang menjadi korban perceraian orang tua di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, serta significant other berjumlah 4 orang yaitu orang tua subjek penelitian. Analisis data melalui tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap remaja yang menjadi perceraian orang tua memiliki gambaran resiliensi yang berbeda-beda. Hal ini terlihat, ketika sedang marah keempat subjek meluapkan emosinya dengan menenangkan diri di kamar (subjek D), menonton video K-pop (subjek N), menangis (subjek W) dan diam (subjek A). Semua subjek dapat mengendalikan keinginannya dan bersabar sampai keinginannya terwujud. Semua subjek mempunyai sikap yang optimis dalam meraih cita-citanya, mampu menganalisis penyebab perceraian orang tuanya dan dapat membantu orang lain ketika sedang kesusahan. Pada subjek D,N, dan A mereka tidak mempunyai keraguan akan kemampuan yang dimilikinya, namun pada subjek W ia memiliki keraguan jika dihadapkan berbicara di depan umum. Semua subjek dapat mengambil hikmah dari peristiwa perceraian orang tuanya. Faktor-faktor yang mendorong resiliensi pada remaja korban perceraian orang tua di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yaitu keyakinan dalam diri mereka dalam menghadapi permasalahan yang menimpanya, berkomunikasi dengan orang lain untuk memecahkan permasalahannya, serta dukungan dari lingkungan sekitar subjek (subjek D, N dan A) namun pada subjek W ia hanya memiliki faktor resiliensi keyakinan untuk memecahkan permasalahan serta berkomunikasi dengan ibunya untuk memecahkan permasalahannya, karena subjek W kurang mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitarnya

Sitasi

Rahayu , Eka Fitria .   (2023). Resiliensi pada remaja korban perceraian orang tua (studi kasus di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Eka Fitria Rahayu

ekafitriarahayu@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Eka Fitria Rahayu
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 31 Mar 2023
Dibuat: 31 Mar 2023 06:22
Diupdate: 09 May 2026 00:40