Pengaruh Adversity Quotient Dan Self Efficacy Terhadap Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa D-3 Farmasi IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri)
Abstrak
Kesiapan kerja adalah sejauh mana atribut dan sikap yang dimiliki oleh setiap lulusan yang akan berpengaruh terhadap siap atau tidaknya seseorang dalam lingkungan kerja. Data lapangan menunjukkan bahwa mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri belum sepenuhnya siap untuk memasuki dunia kerja. Secara teoritis kesiapan kerja berhubungan dengan 1) adversity quotient dan 2) self efficacy. Adversity quotient merupakan gambaran dari ketahanan dan kemampuan individu untuk menghadapi kondisi sulit serta mampu melewatinya. Self efficacy merupakan kepercayaan seseorang terhadap kemampuan yang dimilikinya untuk merancang dan mengarahkan perilakunya guna mendapatkan tujuan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh antara adversity quotient terhadap kesiapan kerja, 2) pengaruh antara self efficacy terhadap kesiapan kerja, 3) pengaruh antara adversity quotient dan self efficacy terhadap kesiapan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi mahasiswa Farmasi IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri sebanyak 360 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling, dengan jumlah sampelnya adalah 72 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini dengan skala yaitu kesiapan kerja disusun dari teori Caballero dan Walker, adversity quotient disusun dari teori Paul G. Stoltz, self efficacy disusun dari teori Albert Bandura. Analisis data dengan uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda menggunakan program SPSS 25. Hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa 1) terdapat pengaruh antara adversity quotient terhadap kesiapan kerja dengan nilai sig 0,00 < 0,05 dan nilai R2 sebesar 0,724 yang berarti memberikan pengaruh sebesar 72,4%. 2) terdapat pengaruh antara self efficacy terhadap kesiapan kerja dengan nilai sig 0,00 < 0,05 dan nilai R2 sebesar 0,67 yang berarti memberikan pengaruh sebesar 67%. 3) terdapat pengaruh antara adversity quotient dan self efficacy terhadap kesiapan kerja dengan nilai sig 0,00 < 0,05 dan nilai R2 sebesar 0,764 yang berarti memberikan pengaruh sebesar 76,4% sedangkan sisanya sebesar 23,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model ini. Maka Ha diterima dan Ho ditolak.
Sitasi
Aufa , Muhammad Faiz Irfan . (2023). Pengaruh Adversity Quotient Dan Self Efficacy Terhadap Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa D-3 Farmasi IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Muhammad Faiz Irfan Aufa
faizaufa71@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Muhammad Faiz Irfan Aufa |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 25 May 2023 |
| Dibuat: | 25 May 2023 08:07 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:37 |