Perilaku Fanatisme Pada Anggota Perguruan Pencak Silat PSHT Di Desa Mlandangan Kabupaten Nganjuk

Published ID 188 views 201 downloads
Abstrak

Pencak silat merupakan budaya tradisional bangsa Indonesia yang masih bertahan hingga saat ini. Hampir di setiap aliaran pencak silat manapun bila telah menyadanng julukan pendekar, maka dirinya akan memakai kekuatan serta teknik-teknik yang pernah diajarinya buat melakukan perlawanan bila haknya sebagi seorang pendekar sudah di injak-injak harga dirinya oleh orang lain, bahkan perguruan silat lain sekalipun. Bila sudah demikian, tiada lagi di perhatikan kaidah berkelahi secara ksatria yang baik yang telah diajarkan oleh pendahulunya. Tindakan anarkis, agresif serta fanatisme yang terlalu tinggi ini sering mengakibatkan korban. jiwa. Dalam kasus ini peran sesepuh sangat berpengaruh dalam mendidik anggota-anggota barunya agar bisa mengelola tindakan fanatisme sesuai tempatnya. Dari paparan diatas peneliti tertarik untuk mengambil penelitian di Desa Mlandangan Kabupaten Nganjuk karena disana jumlah anggota organisasi PSHT sebanyak 150 orang dengan rata-rata anggotanya yang loyal dan fanatik. Pada penelitian ini, peneliti melakukan studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan asal mula dari data yang akan dirubah menjadi sebuah kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai pengumpul data. Adapun teknik analisis data dalam penelitin ini dilakukan dengan reduksi data atau Penyederhanaan data display data atau penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk-bentuk fanatisme antara lain marah yang bersifat ekstrim hingga melakukan tindakan anarkis, kewajiban memiliki alat-alat sakral dan atribut PSHT, mengikuti konvoi hingga membuat rusuh di jalan raya atau kegiatan PSHT lainnya ketika uang yang dimiliki sedikit atau bahkan tidak punya. Sementara fanatisme itu bisa muncul karena rasa solidaritas yang terlalu kuat dan kepercayaan individu yang sangat kokoh serta kurang memakai akal/logika. Dari pernyataan para subjek, upaya yang dilakukan untuk menghindari konflik ataupun tindakan anarkis yaitu selalu patuh pada arahan para pengurus dan selalu koordinasi dengan pengurus ketika ada kegiatan apapun. Jika semua orang bisa patuh maka kejadian anarkis tidak akan terjadi.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 23
Tanggal Publikasi: 08 Jun 2023
Dibuat: 08 Jun 2023 06:39
Diupdate: 09 May 2026 00:35