Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktek Perbedaan Harga Jual Produk HNI-HPAI Oleh Agen (Studi Kasus Para Agen Di Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan)
Abstrak
Harga dapat menciptakan ketidakseimbangan di pasar. Artinya dapat menimbulkan kerugian bagi pembeli atau penjual yang merupakan kedzaliman. Maka pasar tidak dapat dipisahkan dari aturan syariah, termasuk penetapan harga dan terjadinya transaksi di pasar. Penetapan harga dan mekanisme pasar dalam pandangan Islam harus dibangun atas beberapa prinsip yaitu prinsip ar-riḍa keterbukaan, keadilan dan kejujuran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbuatan agen HNI-HPAI yang memberikan harga berbeda tidak sesuai dengan penerapan fatwa kode etik agen HNI-HPAI. Selain itu agen juga tidak memberikan hak member berupa poin. Dalam penerapan fatwa kode etik agen terdapat beberapa agen yang tidak menerapkannya Karena agen perlu mencapai target yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan perilaku agen dalam memberikan harga yang berbeda dan perilaku agen mengambil hak member berupa poin di kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan sosiologis atau socio-legal Research, yaitu pendekatan penelitian yang mengkaji persepsi dan perilaku hukum orang (manusia dan badan hukum) yang terjadi di lapangan. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif, Objek penelitian ini dilakukan di kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: 1) Perilaku agen dalam memberikan harga berbeda dari ketentuan perusahaan terjadi karena kurangnya pengetahuan pemahaman prinsip penetapan harga dalam hukum Islam, sehingga untuk menerapkan bisnis ini, agen tidak mempertimbangkan konsep hukum Islam sebagai patokan dalam menjalankan bisnis, selain itu kurangnya kesadaran agen terkait adanya kode etik agen. 2) Perilaku agen tidak memberikan hak member berupa poin, berarti agen tidak menjalankan amanat dari perusahaan, agen hanya memberikan janji kepada member bahwa bonus akan diberikan apabila poin sudah terkumpul namun sampai saat ini bonus tersebut tak kunjung diberikan kepada member. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman agen mengenai konsep amanah dalam hukum Islam. Sehingga dalam menjalankan bisnis MLM ini agen tidak mempertimbangkan konsep hukum Islam sebagai patokan dalam melangsungkan bisnisnya.
Sitasi
Alfiyani , Rizqiyah Ainun . (2023). Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktek Perbedaan Harga Jual Produk HNI-HPAI Oleh Agen (Studi Kasus Para Agen Di Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Rizqiyah Ainun Alfiyani
rizqiyahainun16@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Rizqiyah Ainun Alfiyani |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 14 Jun 2023 |
| Dibuat: | 14 Jun 2023 01:39 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:34 |