Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Tik Tok Dengan Gejala Insomnia Pada Remaja Di SMAN 1 Jombang
Abstrak
Dengan fenomena meningkatnya penggunaan internet yang penggunanya mencakup semua usia dari kalangan anak-anak sampai dewasa. Salah satu media komunikasi melalui internet yang diminati oleh masyarakat adalah media sosial yang banyak peminatnya dan menjadi budaya popular di Indonesia adalah aplikasi Tik Tok. Aplikasi Tik Tok merupakan salah satu aplikasi yang memiliki keunggulan yaitu efek khusus yang menarik dan unik yang digunakan orang lain dengan gampang. Aplikasi Tik Tok ini memiliki daya tarik yang membuat para remaja betah berlama-lama didepan smartphone. Dari hal tersebut tentu membuat para remaja mengalami intensitas penggunaan Tik Tok yang tinggi. Sehingga remaja tidak mampu untuk memanajemen waktu dalam mengakses aplikasi Tik Tok pada saat disekolah dan dirumah yang menyebabkan ketidakteraturan waktu untuk istirahat dan tidur bagi remaja yang mengakibatkan terjadi gejala insomnia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial (Tik Tok) dengan gejala insomnia pada remaja di SMAN 1 Jombang. Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 83 siswa atau siswi di SMAN 1 Jombang dengan menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner yang dimodifikasi dari skala Kelompok Studi Psikiatri Biologik Jakarta-Insomnia Rating Scale (KSBPJS) dan skala intensitas yang disusun oleh peneliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasional dengan bantuan SPSS versi 26 dor windows. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tingkat intensitas penggunaan media sosial (Tik Tok) dalam kategori sedang dengan persentase 55% (46 siswa atau siswi). (2) Tingkat gejala insomnia dominan berada pada tingkat sedang dengan persentase 57% (48 siswa atau siswi). (3) Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan cukup kuat antara intensitas penggunaan media sosial (Tik Tok) dengan gejala insomnia dengan nilai koefisien korelasi sebesar 779 dan taraf signifikansi p= 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang cukup kuat antara intensitas penggunaan media sosial (Tik Tok) dengan gejala insomnia pada remaja di SMAN 1 Jombang.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 15 |
| Tanggal Publikasi: | 19 Jun 2023 |
| Dibuat: | 19 Jun 2023 07:17 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:33 |