Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Pencantuman Label Halal Tanpa Sertifikasi Halal Pada produk UMKM Kerupuk di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri
Abstrak
ABSTRAK anti, Della Hasna, n pembimbing 1 Faridatul Fitriyah, M.Sy, dan dosen pembimbing II Hutrin Kamil, M.H. Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap pencantuman Label Halal Tanpa Sertifikasi Halal Pada Produk UMKM Kerupuk di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, 2023. Kata Kunci: Jaminan halal, Produk UMKM Kerupuk, Sosiologi Hukum Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam. Permasalahan mengenai yang dikonsumsi oleh seorang muslim memiliki aturan untuk mengkonsumsi yang halal. Dalam mencapai hal tersebut pemerintah telah melakukan upaya untuk mewajibkan halal bagi seluruh produk yang beredar maupun diperdagangkan di Indonesia melalui PP No. 39 Tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. Akan tetapi meski telah ada aturan tersebut masih banyak pelaku usaha yang melakukan praktik pencantuman label halal yang tidak sesuai. Produk yang seringkali melakukan praktik pencantuman label halal tanpa sertifikasi adalah kerupuk, seperti produk UMKM Kerupuk Putra Kujang dan Sentosa yang berada di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor yang melatarbelakangi pencantuman label halal tanpa sertifikasi halal pada produk UMKM Kerupuk di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri dan mengetahui tinjauan sosiologi hukum terhadap pencantuman label halal tanpa sertifikasi halal pada produk UMKM Kerupuk di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, yakni jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan empiris, sumber data yang digunakan adalah primer yang diperoleh langsung dari pelaku usaha dan sumber data sekunder yaitu data pendukung melalui buku, jurnal, dan intemet. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan berdasarkan faktor yang melatarbelakangi pelaku usaha melakukan pencantuman label habel halal tanpa sertifikasi halal, yakni: 1) Kurangnya pengetahuan mengenai kewajiban bersertifikat halal melalui sosialisasi, 2) Kurangnya kesadaran hukum, 3) proses yang rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Sehingga berdasarkan teori sistem hukum oleh M. Friedman struktur atau aturan hukum menjadi tidak seimbang dengan praktik dikarenakan faktor penegak hukum itu sendiri, komunikasi tidak dibangun yang berakibat minim pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran hukum oleh masyarakat. Sedangkan menurut teori efektivitas hukum oleh Soerjono Soekanto atas faktor tersebut bahwa masyarakat cenderung bersifat statis akan suatu hal baru, sehingga agar masyarakat paham dan sadar akan hukum harus adanya penegakan hukum dan fasilitas yang menjangkau masyarakat.
Sitasi
Krisdayanti , Della Hasna . (2023). Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Pencantuman Label Halal Tanpa Sertifikasi Halal Pada produk UMKM Kerupuk di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Della Hasna Krisdayanti
dellahasna.saja@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Della Hasna Krisdayanti |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 20 Jun 2023 |
| Dibuat: | 20 Jun 2023 06:56 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:33 |