Sakralitas Goa Selomangkleng Dalam Pandangan Komunitas Garudhamukha Di Ds. Pojok Kec. Mojoroto Kota Kediri

Published ID 115 views 152 downloads
Abstrak

Komunitas Garudhamukha identik dengan penyakralan yang sudah ada sejak nenek moyang. Hidupnya dicurahkan untuk membangun interaksi antar umat beragama. Namun uniknya Komunitas Garudhamukha yang melakukan penyakralan Goa Selomangleng di Ds. Pojok Kec. Mojoroto Kota Kediri setiap Jumat Kliwon mereka melakukan penghormatan terhadap leluhur. Selain mereka memiliki hubungan yang erat dengan para leluhur serta memiliki leluhur yang berbentuk batu. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yakni: 1) Bagaimana pandangan Komunitas Garudhamukha terhadap Goa Selomangleng di Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri? 2) Bagaimana relasi Sakralitas Goa Selomangkleng dengan Komunitas Garudhamukha di Desa Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri? Pendekatan atau jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah field research atau penelitian lapangan yang bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan metode observasi, Wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teori yang digunakan adalah sakral dan profane menurut Mrcea Eliade, sebab teor ini di anggap relevan untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 1) Pandangan Komunitas Garudhamukha terhadap Goa Selomangleng di Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini merupakan tempat yang dianggap sakral oleh komunitas, akhirnya mereka membuat kesepakatan untuk melakukan pertapaan di goa selomangleng dan waktu yang sudah ditentukan sebagai rasa hormat kepada leluhur yang berada di goa selomangleng tersebut. 2) Relasi Sakralitas Goa Selomangkleng dengan Komunitas Garudhamukha di Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini merupakan peninggalan turun temurun yang mana masih dilestarikan dan dijaga agar tidak hilang tradisi tersebut. Untuk rasa hormatnya mereka melakukan ritual dengan beberapa sesaji dengan di iringi doa-doa yang dibaca bersama. Penghormatan terhadap leluhur ini biasa dilakukan setiap hari Jumat Kliwon jam 00.00- selesai yang di laksanakan pelantaran Goa Selomangleng. Sesembahan yang diberikan ialah: jiting, takir, beras, padmasana, telur ayam kampung, garam, godong suruh, gambir, menyan/ dupa, kembang wangi, kendi pertolo, susu pujon, dan bunga melati. Dampak dari penghormatan terhadap leluhur ini tergantung pribadi masing-masing Komunitas Garudhamukha yang merasakan

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 18
Tanggal Publikasi: 06 Jul 2023
Dibuat: 06 Jul 2023 03:40
Diupdate: 09 May 2026 00:28