Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktik Jual-Beli Menggunakan Metode Pembayaran Spaylater Dalam Aplikasi Shopee (Studi Kasus Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah IAIN Kediri)

Published ID 70 views 137 downloads
Abstrak

SPayLater merupakan salah satu metode pembayaran untuk transaksi jual-beli online di aplikasi Shopee. Jual-beli dalam Islam termasuk dalam muamalah yang hukumnya diperbolehkan, kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Namun dalam praktiknya jual-beli dalam aplikasi Shopee menggunakan metode pembayaran SPayLater terdapat bunga sebesar 2,95%, biaya penanganan sebesar 1%, dan denda sebesar 5% apabila terlambat membayar tagihan. Bunga yang diterapkan tersebut terdapat unsur riba yang dalam Islam dilarang. Meskipun demikian terdapat Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah IAIN Kediri yang melakukan jual-beli di aplikasi Shopee menggunakan SPayLater. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jual-beli menggunakan metode pembayaran SPayLater, dan menganalisa dalam tinjauan sosiologi hukum Islam terkait motivasi dan faktor yang melatarbelakangi melakukan jual beli menggunakan SPayLater dalam aplikasi Shopee. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research atau lapangan yang bersifat deskriptif analitis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian sosiologi yang membahas mengenai sebab dan akibat dari suatu gejala atau fenomena sosial yang terjadi dimasyarakat mengenai praktik jual beli menggunakan metode pembayaran SPayLater dalam aplikasi Shopee. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pertama, praktik jual-beli menggunakan SPayLater oleh Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Kediri terdapat bunga sebesar 2,95% yang diterapkan pihak Shopee melalui PT Commerce Finance, bunga tersebut mengandung unsur riba yang dilarang dalam Islam. Kedua, motivasi Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah IAIN Kediri menggunakan SPayLater adalah untuk mendapatkan voucher gratis ongkir, untuk mendapatkan lebih banyak voucher cashback dan voucher diskon, serta pembayarannya dapat ditangguhkan dan dicicil. Adapun faktor yang melatarbelakangi mahasiswa tersebut masih menggunakan SPayLater meskipun dengan jelas SPayLater menerapkan bunga dalam transaksinya dimana bunga tersebut mengandung unsur riba adalah faktor kemudahan dalam membeli barang, biaya bunga yang relatif rendah dan faktor ekonomi. Dalam hal ini tingkat pengamalan hukum Islam oleh mahasiswa tersebut sangat rendah, karena mengetahui hukum dari transaksi tersebut dilarang dalam Islam, namun mahasiswa tersebut tetap melakukan transaksi yang secara jelas menerapkan biaya bunga yang di dalamnya terdapat unsur riba.

Sitasi

Arif , Zulhilmi Ahmad .   (2023). Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktik Jual-Beli Menggunakan Metode Pembayaran Spaylater Dalam Aplikasi Shopee (Studi Kasus Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah IAIN Kediri). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Zulhilmi Ahmad Arif

zulhilmiahmad8@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Zulhilmi Ahmad Arif
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 11 Jul 2023
Dibuat: 11 Jul 2023 04:20
Diupdate: 09 May 2026 00:26