Penerapan Metode Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Pasca Pandemi Covid-19 Di Kelas XI MIPA 3 Ma Maarif Udanawu Blitar

Published ID 116 views 147 downloads
Abstrak

Pendidikan merupakan suatu hal yang harus diterima oleh masyarakat Indonesia,pendidikan ini memiliki banyak sekali tujuan salah satu tujuannya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa akan tetapi fenomena yang terjadi pada akhir-akhir ini dalam dunia pendidikan adalah banyak sekali siswa yang kurang bersemangat, kurang motivasi serta kurang bertanggung jawab dalam mengikuti pembelajaran karena beberapa alasan seperti bermain sendiri, tidur, sibuk sendiri, mengganggu temannya, metode yang kurang tepat dan lain sebagainya, apalagi di era setelah pandemi yang harus melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode yang tepat. Dengan adanya masalah tersebut menyebabkan kemandirian belajar siswa yang berkurang. Oleh karena itu peneliti dan guru kelas melaksanakan inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode Jigsaw. Metode Jigsaw merupakan metode pembelajaran dengan menggunakan dua kelompok, kelompok asal dan kelompok ahli, siswa dari kelompok asal diberikan materi yang berbeda�beda antara satu dengan yang lain kemudian siswa yang mendapatkan materi yang sama akan berkumpul menjadi satu yang disebut dengan kelompok ahli siswa berdiskusi dalam kelompok ahli untukmendiskusikan materi yang didapatkan kemudian kembali ke kelompok asalnya dan mempresentasikan hasil diskusinya. Slavin Eggen dan Kauchak mengemukakan bahwa “Fase mengumpulkan informasi pada metode Jigsaw dapat membantu siswa menjadi mandiri”. Dengan dilaksanakan metode Jigsaw dalam pembelajaran ini peneliti mengharapkan siswa menjadi lebih bersemangat dan termotivasi dalam pelaksanaan pembelajaran karena metode Jigsaw ini memberikan siswa rasa tanggung jawab karena masing-masing siswa menjadi kelompok ahli dan bertanggung jawab atas materi yang dibawakannya serta menumbuhkan rasa motivasi,semangat, dan kemandirian karena siswa bisa berdiskusi secara aktif dengan teman-teman kelompoknya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan metode Jigsaw dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Kemandirian belajar siswa sebelum dilaksanakan metode Jigsaw atau pra siklus memperoleh presentase 71%, siklus I memperoleh presentase 80%, siklus II memperoleh presentase 87%. Dalam ranah pengetahuan siklus I memperoleh nilai rata-rata 81,8, siklus II memperoleh nila rata�rata 88,4. Dalam ranah sikap dan keterampilan siswa juga mengalami peningkatan yang ditandai dengan sikap siswa dan keterampilan siswa yang semakin baik antara siklus I sampai siklus II. Penerapan metode Jigsaw dapat meningkatkan kemandiriran belajar siswa kelas XI MIPA 3 MA Ma’arif Udanawu Blitar. Memberikan hasil yang sangat baik terhadap proses pembelajaran dan dapat dijadikan pertimbangan dalam meningkatkan kemndiriran belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist serta dapat dijadikan metode pembelajaran untuk mata pelajaran yang lainnya.

Sitasi

Istikarani , Istikarani .   (2023). Penerapan Metode Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Pasca Pandemi Covid-19 Di Kelas XI MIPA 3 Ma Maarif Udanawu Blitar. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Istikarani Istikarani

istikarani99137@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Istikarani Istikarani
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 21
Tanggal Publikasi: 09 Aug 2023
Dibuat: 09 Aug 2023 07:30
Diupdate: 09 May 2026 00:16