Ujian Perempuan Shalihah Menurut Al-Qur’an Dan Relevansinya Pada Perempuan Masa Kini
Abstrak
Perempuan adalah salah satu dari dua jenis manusia yang diciptakan Allah Swt. kemudian untuk mencapai derajat perempuan sholihah tentunya tidak semudah mebalikkan telapak tangan, pastilah dia akan melalui ujian yang sangat berat untuk mencapai derajat tersebut. Ujian sendiri adalah sebuah peringatan yang mana Allah SWT berikan kepada hambanya untuk mengetahui seberapa besar iman mereka, dengan cara mereka menyikapi ujian tersebutlah manusia dapat terlihat kuat dan lemahnya iman, ujian sendiri bukan hanya dengan sebuah musibah, tetapi juga dengan kesenangan, kebahagiaan bahkan sampai tingkat kenikmatan yang melimpah, jika manusia dapat melewati ujian tersebut dengan baik, taqwa dan tidak melenceng terhadap perintah-Nya, maka manusia itu bisa disebut dengan manusia yang imannya kuat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana ayat-ayat tentang ujian bagi perempuan beriman dalam al-Qur’an dan bagaimana analisis penafsiran al-Qur’an tentang ujian bagi perempuan beriman. Penelitian ini merupakan penelitian perpustakaaan sepenuhnya yang juga dikenal dengan istilah “Library Research” artinya melakukan penelitian terhadap buku-buku dan informasi-informasi lainnya yang berhubungan dengan masalah penelitian ini dengan metode Maudhui (Tematik) Adapun Ayat-ayat tentang Ujian bagi perempuan shalihah dalam al-Quran yaitu QS. al-Ahzab [33] ayat 33, QS. al-Nisa’ [4] ayat 34, dan QS. al-Mumtahanah [60] ayat 10 dan at-Tahrim [66] ayat 11-12. Kemudian analisis penafsiran al-Qur’an tentang ujian bagi perempuan shalihah terhadap ujian perempuan masa kini yakni saat ini pemandangan wanita tabarruj menjadi biasa, termasuk di negeri-negeri yang mayoritas muslim. Dunia entertainment, kemudahan mengakses informasi serta berkembang pesatnya sosial media seperti tiktok, Instagram, twitter memiliki peran besar dalam mensosialisasikan budaya tabarruj. Adapun keta’atan seorang istri kepada suaminya juga masuk sebagai ujian, dikarenakan pada zaman sekarang banyak terjadi kasus seorang istri yang tidak mampu menjaga diri serta harta suami nya ketika suaminya sedang tidak ada dirumah. Sehingga akhir-akhir ini banyak kasus perselingkuhan dan perceraian dikarenakan seorang istri tidak bisa memahami hak dan kewajibannya. Ujian selanjutnya yaitu ujian keimanan. Jika ada seorang perempuan muslimah yang terpaksa hidup di daerah yang mayoritas kafir dan penuh kemaksiatan maka itu adalah ajang untuk memperkuat keimanannya seperti yang dicontohkan Asiyyah ‘Imroatu Fir’aun dan tetap menjaga kehormatannya sekuat tenaga seperti yang dicontohkan Maryam binti ‘Imron.
Sitasi
Asfihani , Ahmad . (2023). Ujian Perempuan Shalihah Menurut Al-Qur’an Dan Relevansinya Pada Perempuan Masa Kini. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Ahmad Asfihani
akhmad.asfihani@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Ahmad Asfihani |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 23 |
| Tanggal Publikasi: | 09 Aug 2023 |
| Dibuat: | 09 Aug 2023 03:36 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:17 |