Praktik Jual Beli Hewan Ternak Sapi yang Sakit Perspektif Sosiologi Hukum Islam

Published ID 169 views 170 downloads
Abstrak

ABSTRAK YOSIDHA CANDRA ARDIANSYAH, Dosen Pembimbing I Amrul Mutaqin, M. EI, Pembimbing II Zakiyatus Soimah, M.H: Praktik Jual Beli Ternak Sapi Sakit Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk), IAIN Kediri, 2023 Kata Kunci: Jual Beli, Sapi Sakit, Sosiologi Hukum Islam Jual Beli merupakan suatu kegiatan tukar menukar barang dengan konsekuensi beralihnya kepemilikan yang dapat terlaksana karena adanya akad. Di Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk terdapat peternak yang menjual belikan hasil ternaknya yaitu sapi namun dalam kondisi sakit kepada penjual daging yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Namun dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang membuat kedua belah pihak merasa dirugikan, namun jual beli tersebut tetap berlangsung. Oleh karena itu peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai pelaksanaan jual beli Sapi Sakit yang dilakukan oleh masyarakat Desa Ngepung menurut pandangan Sosiologi Hukum Islam. Penelitian ini merupakan studi lapangan, dengan mengambil sampel yang dilakukan dengan cara wawancara peternak maupun pembeli di Desa tersebut. Selain mengambil data dari lapangan, penelitian ini juga didukung beberapa literatur dari buku, internet, ataupun media lainnya. Kemudian dianalisis secara deduktif dengan pendekatan Sosiologi Hukum Islam. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan jual beli sapi sakit yang dilakukan di Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk yaitu dengan cara peternak menawarkan sapinya yang sakit kepada blantik, namun oleh blantik ditolak dan kemudian peternak menjual sapi tersebut kepada pedagang daging, setelah terjadi kesepakatan sapi tersebut dibawa dan disembelih namun setelah disembelih ternyata pedagang daging dengan sengaja memotong harga beli yang telah disepakati. Jika ditinjau dari sosiologi hukum Islam masyarakat melakukan jual beli ini karena adanya faktor penyebab yaitu peternak tidak mau rugi besar dikarenakan sapi tersebut mati akhirnya peternak menjual sapi tersebut dalam kondisi sakit yang sudah menjadi kebiasaan turun menurun dan karena pedagang daging juga tidak mau rugi karena membeli hewan sakit kahirnya padagang daging dengan sengaja mengurangi harga beli yang telah disepakati setelah sapi tersebut disembelih. Hal tersebut dilakukan oleh peternak dan pedagang daging karena tingkat pengamalan terhadap hukum Islam yang masih rendah dan lebih mementingkan faktor keuntungan dan ekonomi.

Sitasi

Ardiansyah , Yosidha Candra .   (2023). Praktik Jual Beli Hewan Ternak Sapi yang Sakit Perspektif Sosiologi Hukum Islam. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Yosidha Candra Ardiansyah

candrayosi29@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Yosidha Candra Ardiansyah
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 07 Sep 2023
Dibuat: 07 Sep 2023 06:47
Diupdate: 09 May 2026 00:07