Analisis Materi Pendidikan Agama Islam Tentang Relasi Suami Istri Dalam Kitab ‘Uqud Al-Lujain Ditinjau Dari Keseteraan Gender

Published ID 96 views 130 downloads
Abstrak

Atika Mazaya Aisyah, Dosen pembimbing I, Dr. H. Anis Humaidi, M.Ag dan Dosen pembimbing II Dr. Muhammad Yasin, S.Ag, M.Pd. Analisis Materi Pendidikan Agama Islam tentang Relasi Suami Istri dalam Kitab ‘Uqud al-Lujain ditinjau dari Kesetaraan Gender, Program Studi Pendidikan Agama Islam, IAIN Kediri, 2023 Kata kunci : Relasi Suami Istri, ‘Uqud al-Lujain, Kesetaraan Gender Kitab ‘Uqud al-Lujain karangan Imam an-Nawawi adalah kitab yang berisikan tentang relasi suami istri dalam menjalani rumah tangga. dalam kitab ini tercantum ayat, hadist maupun pendapat pribadi dari an-Nawawi tentang relasi suami-istri.Namun adanya beberapa hadist maupun penjelasan dari Imam anNawawi yang mendapat perhatian dari kaum feminis pejuang kesetaraan gender. Adanya beberapa pembahasan yang sama antara materi kitab ‘Uqud al-lujain dan kajian kesetaraan gender membuat peneliti mencoba melakukan penelitian ini bertujuan untuk :1) mendeskripsikan materi relasi suami istri yang terdapat dalam kitab ‘Uqud al-Lujain, 2) menemukan keterkaitan antara hak-hak suami istri dalam kitab ‘Uqud al-Lujain dilihat dari kesetaraan gender, 3) menemukan keterkaitan antara posisi suami istri di luar rumah dalam kitab ‘Uqud al-Lujain. Penelitain ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka (library reseacrh) dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Pendekatan yang digunakan adalah biografis dan historis. Metode pengumpulan data dimulai dari editing, organizing, kesimpulan. Dan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Materi relasi suami istri dalam kitab ‘Uqud al-Lujain adalah hak-hak suami dan istri yang wajib ditepati oleh pasangannya dan posisi suami istri di luar rumah, 2)Dalam pembahasan hakhak istri yang wajib ditepati oleh suami. Pemerhati gender berharap dengan keunggulan laki-laki seperti diperbolehkan poligami, adanya mahar dan nafkah tidak membuat laki-laki merendahkan perempuan dan memandang sebelah potensi perempuan. Dalam pembahasan tentang hak-hak suami ditinjau dari kesetaraan gender, antara Syekh an-Nawawi dan pemerhati gender memiliki beberapa perbedaan. Seperti dalam nusyuz istri, pemerhati gender tetap lebih mendukung menasehati atau bermusyarah dengan istri daripada adanya pemukulan. Kemudian dalam harta istri yang dipakai oleh suami, sebaiknya suami tetap izin kepada istri. (3) Kemudian mengenai posisi suami istri di luar rumah yang pertama adalah ; (a) Keutamaan sholat perempuan di dalam rumah dan (b) Laki-laki maupun perempuan diharamkan untuk melihat lawan jenis non mahram kedua hal ini bukan tanpa alasan namun hal ini juga berkaitan dengan datangnya kebaikan maupun kemudhorotan ketika perempuan datang ke masjid maupun suami atau istri tidak menundukkan pandangannya dari pandangan non mahram. Sehingga dapat disimpulkan bahwa materi relasi suami-istri yang terdapat dalam kitab ‘Uqud al-Lujain tidak lepas dari kondisi lingkungan dan pengaruh ulama-ulama yang dijadikan panutan saat Syekh an-Nawawi hidup.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 14
Tanggal Publikasi: 31 Oct 2023
Dibuat: 31 Oct 2023 02:44
Diupdate: 08 May 2026 23:53