Peran badan usaha milik desa (BUMdes) bareng lestari sawahan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat ditinjau dari ekonomi islam
Abstrak
Indonesia menerapkan salah satu Undang-Undang (UU) yang berkaitan dengan adanya pemberdayaan desa, tertuang pada nomor 6 tahun 2014 yang berisi tentang keterangan sumber apapun yang ada di desa. Melalui sebuah lembaga bernama BUMDes biasa dikenal sebagai sebuah organisasi milik desa yang fokus untuk memprioritaskan potensi desa, dengan dukungan pemerintah daerah, secara bertahap akan ada anggaran untuk dana pengembangan desa. keberadaan manajemen organisasi atau lembaga harus dipandang pula sebagai suatu sarana untuk memudahkan implementasi Islam dalam kegiatan organisasi atau lembaga. Tolak ukur ekonomi islam berfungsi sebagai pembeda aktivitas yang halal dan haram. Sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui seberapa besar peran yang dilakukan BUMDes dalam meningkatkan ekonomi masyarakatnya, 2) untuk mengetahui apakah program BUMDes yang selama ini berjalan sudah menerapkan serta menjurus terhadap aturan dan ketentuan yang berlaku dalam prinsip ekonomi islam atau masih belum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, lokasi dan waktu penelitian dilaksanakan di Desa Bareng Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, informan yang dipilih adalah kepala desa, pengurus BUMDes dan masyarakat yang mengetahui permasalahan dan dapat memberikan informasi terpercaya mengenai objek yang diteliti (purposive Sampling). Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Peran BUMDes BARENG LESTARI di Desa Bareng belum mampu meningkatkan perekonomian masyarakat secara optimal, walaupun begitu masih terus mengembangkan usahanya. terlihat dari banyaknya unit-unit usaha yang dijalankan seperti di bidang dagang (trading), pelayanan (serving), perantara (brokering), penyewaan (renting), keuangan (banking), bersama (holding). Dalam pengelolaan masih belum optimal karena keterbatasan modal usaha, serta kesadaran atau respon masyarakat akan kehadiran BUMDes juga masih kurang karena banyak mayarakat yang takut usahanya tersaingi dan tidak mau membayar kreditannya yang berakibat pada macetnya unit usaha BUMDes. 2) Tinjauan Ekonomi Islam terhadap Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan prinsip ekonomi Islam karena bersifat tolong menolong sehingga dianjurkan dalam islam tetapi dalam pelaksanaan BUMDes bertentangan dengan ekonomi islam karena menggunakan sistem bunga sehingga dilarang dalam islam.
Sitasi
Furqon , Joko . (2023). Peran badan usaha milik desa (BUMdes) bareng lestari sawahan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat ditinjau dari ekonomi islam. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Joko Furqon
jokofurqon123@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Joko Furqon |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 23 |
| Tanggal Publikasi: | 29 Aug 2023 |
| Dibuat: | 29 Aug 2023 03:15 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:11 |