Tradisi Dzikir Rotib Al-Atthas Di Pondok Pesantren Quranan Arobiyya Ngasinan Rejomulyo Kediri (Kajian Terhadap Kualitas Hadis-Hadis Landasan Dzikir Rotib Al-Atthas)
Abstrak
Skripsi ini dilatarbelakangi karena dalam pembacaan dzikir Rotib al-Atthas sering terjadi ketidakpahaman terhadap kualitas hadis yang dijadikan landasan tradisi dzikir tersebut, sehingga bagi pelaksana dzikir Rotib al-Atthas di Pondok Pesantren Qur’anan Arobiyya. Sebagian besar santri menjadikan tradisi dzikir hanya sebagai rutinitas yang kemudian menjadi kehilangan makna dan urgensi dari dzikir itu sendiri. Urgensi dari penelitian ini adalah agar pelaksana dzikir memahami makna dari kualitas hadis yang menjadi landasan dari setiap bacaan yang terdapat pada dzikir Rotib al-Atthos. Berangkat dari kejadian tersebut penulis bertujuan untuk menganalisa faktor yang melatarbelakangi pelaksanaan tradisi dzikir Rotib al-Atthos di Pondok Pesantren Qur’anan Arobiyya serta untuk menganalisa kualitas hadis yang menjadi landasan dzikir Rotib al-Atthos di Pondok Pesantren Qur’anan Arobiyya. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif deskriptif, yakni dengan memperoleh sumber data dari para santri Pondok Pesantren Qur’anan Arobiyya, ustadz pengurus harian atau disebut dengan musrif/mudabbir, dan pengasuh Pondok Pesantren. Sedangkan sumber data sekunder pada materi penelitian ini adalah kitab-kitab hadis yang berkaitan dengan setiap bacaan dzikir Rotib al-Atthos dan kitab biografi periwayat hadis khususnya kitab tahdzib al tahdzib karya Imam Ibnu Hajar al- Asqalani serta, skripsi, buku, jurnal, kitab dan lain-lain.Teknik pengumpulan data didaptakan melalui tahapan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil akhir dari penelitian ini mengemukakan bahwa: Setelah peneliti melakukan klarifikasi terhadap kualitas sanad dan matan hadis ladasan dzikir Rotib Al-Atthas di Pondok Pesantren Qur’anan Arrobiyya dapat diambil kesimpulan bahwa landasan dzikir Rotib Al-Atthas di Pondok Pesantren Qur’anan Arrobiyya ini memiliki perawi yang sanad- nya antara satu dengan yang lainnya saling bertemu dan hidup pada satu zaman serta ada komunikasi antara periwayat. Pada umumnya dari sisi kepribadian masing-masing sanad telah memenuhi kriteria âdil. hanya saja hadis Riwayat Imam ad-Darimi No 383 dan dinilai daif karena ada salah satu perawi yang dipersilisihkan oleh kritikus Kemudian dari segi matan hadis ladasan dzikir Rotib Al-Atthas di Pondok Pesantren Qur’anan Arrobiyya diatas tidak ada yang bermasalah di tunjukkan bahwa susunan matan nya dari berbagai lafadz tidak terjadi suatu perbedaan yang merubah makna hadis dan memenuhi syarat sebagai hadis shahih yang sejalan dengan al-Qur’an, sehingga dapat disimpulkan bahwa matan dari hadis ladasan dzikir Rotib Al-Atthas di Pondok Pesantren Qur’anan Arrobiyya shahih.
Sitasi
Maulana , Ayyuhan . (2023). Tradisi Dzikir Rotib Al-Atthas Di Pondok Pesantren Quranan Arobiyya Ngasinan Rejomulyo Kediri (Kajian Terhadap Kualitas Hadis-Hadis Landasan Dzikir Rotib Al-Atthas). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Ayyuhan Maulana
yuhanmaulana64@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Ayyuhan Maulana |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 30 Aug 2023 |
| Dibuat: | 30 Aug 2023 07:12 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:10 |