Praktik Pawang Hujan Dalam Perspektif Hadis

Published ID 69 views 128 downloads
Abstrak

hujan adalah sebutan untuk orang yang dianggap mampuuntuk memindahkan, mencegah, dan mendatangkan hujan. Dalam praktik yang dilakukan oleh para pawang hujan, biasanya menggunakan sesajen, mantra atau doa, dan amalan-amalan khusus. Nabi Muhammad SAW dalam suatu hadis pernah berdoa agar hujan berpindah ke tempat yang lain. Apa yang dilakukan oleh pawang hujan memiliki kesamaan tujuan dengan apa yang Nabi Muhammad lakukan, yaitu sama-sama bertujuan agar hujan reda atau berpindah ke tempat yang lain. Maka muncul beberapa pertanyaan yakni, bagaimana cara meredakan hujan menurut hadis. Lalu bagaimana praktik pawang hujan untuk meredakan hujan. Dan bagaimana praktik pawang hujan dalam perspektif hadis. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode yang maudhu’I al-hadis, yakni mengumpulkan hadis-hadis yang memiliki tema yang sama agar mendapatkan kesimpulan yang holistik. Hadis-hadis yang digunakan bersumber dari kutub al-sittah, lalu kesimpulan dari hadis tersebut dijadikan acuan untuk meneliti praktik pawang hujan dalam perspektif hadis. Untuk referensi pendukung, penulis menggunakan referensi yang bersumber dari buku, jurnal, artikel, dan internet. Penulis menyimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut; tata cara meredakan hujan dalam hadis adalah dengan melakukan doa, praktik yang dilakukan oleh para pawang hujan untuk meredakan hujan atau mencegah hujan adalah dengan melakukan serangkaian ritual yang mana antara pawang hujan satu dengan yang lainnya berbeda, dan yang terakhir perspektif hadis terhadap praktik pawang hujan adalah ada yang tidak bertentangn dengan hadis, dan ada yang bertentangan dengan hadis.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 06 Sep 2023
Dibuat: 06 Sep 2023 08:12
Diupdate: 09 May 2026 00:07