Pola Penanganan PUSPAGA Kabupaten Nganjuk pada Remaja yang Melukai Diri Sendiri

Published ID 62 views 196 downloads
Abstrak

ROHMATIN NUZULIYAH, 2023. Pola Penanganan PUSPAGA Kabupaten Nganjuk pada Remaja yang Melukai Diri Sendiri, Skripsi, Program Studi Soiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. Pembimbing (1) Dr. Khaerul Umam, M.Ud., Pembimbing (2)Trimurti Ningtiyas, M.KP Kata Kunci : Upaya Pencegahan, Kendala dalam Pencegahan, Konseling Perilaku Self Injury adalah suatu bentuk perilaku yang dilakukan individu untuk mengatasi rasa sakit secara emosional dengan cara melukai dirinya sendiri, dilakukan dengan sengaja tapi tidak dengan tujuan bunuh diri. Kita dapat mengetahui penyebab seseorang melakukan Self Injury dengan cara memahami dinamika hubungan antara faktor-faktor lingkungan, biologis, kognitif, afektif, dan tingkah laku seseorang. beberapa kasus yang dilakukan oleh para remaja terutama di daerah Kabupaten Nganjuk sendiri, berdasarkan latar belakangnya Puspaga terbentuk karena permasalahan anak yang semakin meningkat, oleh sebab itu menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membentuk suatu wadah yang disebut dengan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang berfungsi sebagai one stop services/layanan satu pintu keluarga, holistik integratif berbasis hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Upaya PUSPAGA dalam pencegahan pada remaja yang melakukan melukai diri sendiri di Kabupaten Nganjuk . 2) Kendala PUSPAGA dalam pencegahan melakukan melukai diri sendiri pada Remaja di Kabupaten Nganjuk. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini di lakukan di PUSPAGA Kabupaten Nganjuk. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informasi penelitian ini adalah Konselor PUSPAGA. Sedangkan untuk analisa data dilakukan dengan cara reduksi data, paparan atau sajian data dan penarikan kesimpulan, dan untuk pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pemberian konseling pada anak sebagai upaya penyencegahan dan penyembuhan klien penderita self harm dan self injury 2) dilakukan pengontrolan bersekala bertujuan untuk memberkan pengawasan bersekala dengan meberikan sugesti, pemberian motivasi selama, penguatan mental sang anak, sampai dinyatakan sembuh 3) faktor orang tua yang kurang kooperatif sebagai penghambat upaya pencegahan self harm dan self injuri, karna adanya pola asuh dua pilar, rendahnya pendidikan dari orangtua.

Sitasi

Nuzuliyah , Rohmatin .   (2023). Pola Penanganan PUSPAGA Kabupaten Nganjuk pada Remaja yang Melukai Diri Sendiri. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Rohmatin Nuzuliyah

rohmatin.nz97@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Rohmatin Nuzuliyah
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 13 Sep 2023
Dibuat: 13 Sep 2023 06:51
Diupdate: 09 May 2026 00:07