Nilai-nilai Sosial Keagamaan dalam Tradisi Talet Mesan Roah Jelo Nyiwak di Desa Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur NTB
Abstrak
Tradisi talet mesan merupakan tradisi penanaman batu nisan pada hari kesembilan setelah kematian, yang menggunakan dua jenis batu nisan yaitu batu yang diambil dari sungai dan batu yang biasa digunakan atau batu nisan yang dibuat oleh manusia. Talet mesan dilaksanakan setelah acara roah dan begawe, dalam tradisi ini terdapat penamat, pelampak, andang-andang dan penurut. Tradisi ini tidak dilaksanakan oleh seluruh masyarakat yang ada di Lombok, salah satu desa yang melaksanakannya yaitu masyarakat Desa Sukadana. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, Penerapan tradisi talet mesan, upaya masyarakat mempertahankan eksistensi tradisi talet mesan, dan nilai-nilai sosial keagamaan yang terkandung dalam tradisi talet mesan roah jelo nyiwak di Desa Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur, NTB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menghasilkan deskripsi dari objek yang berupa kata dan kalimat. Informan dari penelitian ini yaitu Pemangku Adat, Tokoh Agama, masyarakat awam dan masyarakat berpendidikan dari desa Sukadana. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode untuk mengumpulkan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan pada penelitian ini menggunakan model analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori fenomenologi dikembangkan oleh Edmund Husserl tujuan utama fenomenologi yaitu memahami dan menjelaskan suatu fenomena menciptakan makna berdasarkan pengalaman hidup. Hasil penelitian ini: Batu mesan yang ditanam pada hari kesembilan kematian itu ada dua macam yaitu batu yang diambil dari sungai dan batu yang dibuat oleh manusia, hal tersebut bertujuan agar batu tersebut membacakan zikir kepada pemilik batu nisan dan sebagai tanda agar mengetahui makam keluarganya. Upaya masyarakat mempertahankan eksistensi tradisi talet mesan dengan cara tetap melaksanakan tradisi sesuai dengan kebutuhan, peran orang tua yang lebih memahami akan tradisi tersebut untuk menjelaskan dan mengajarkan tata cara serta tujuan tradisi tersebut kepada generasi selanjutnya. Nilai-nilai sosial keagamaan dalam tradisi talet mesan, yaitu nilai solidaritas, memperkuat ikatan sosial antara masyarakat, ibadah dan pengabdian kepada Allah, ketakwaan dan kesadaran akan akhirat, mengenang dan menghormati arwah yang meninggal, meningkatan pemahaman agama, serta sikap toleransi.
Sitasi
Mutmainnah , Ina . (2023). Nilai-nilai Sosial Keagamaan dalam Tradisi Talet Mesan Roah Jelo Nyiwak di Desa Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur NTB. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Ina Mutmainnah
Mutmainnah0371@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Ina Mutmainnah |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 32 |
| Tanggal Publikasi: | 29 Sep 2023 |
| Dibuat: | 29 Sep 2023 07:35 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:02 |