Kesucian Dalam Pandangan Al-Quran

Published ID 156 views 138 downloads
Abstrak

Al-Qur’an telah banyak mengajarkan kita tentang kebersihan salah satunya Dengan cara bersuci. Suci sendiri memiliki dua makna yaitu suci secara lahiriah dan suci secara batiniah. Bersuci dengan mensucikan fisik adalah dengan thaharah sedangkan mensucikan hati yaitu bersuci bersifat tazkiyah yakni mensucikan jiwa. Seseorang mensucikan dirinya adalah orang yang dicintai oleh Allah dan rasulnya. Kesucian diri akan berpengaruh pada perilaku sosial dan kehidupan. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Tafsīr Maudhū’i metode Maudhū’i merupakan salah satu metode penafsiran Al-Qur’an yang dalam kajiannya hanya berfokus pada sebuah tema tertentu. Hal ini bertujuan agar dapat dengan mudah mengungkapkan makna secara seluruh dari penafsiran ayat baik yang tersūrah maupun yang tersirat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Thaharah dan Tazkiyah memiliki arti bersih dan suci dari segala hadas dan najis atau dengan kata lain membersihkan dan mensucikan diri dari segala hadas dan najis yang dapat menghalangai pelaksanaan ibadah seperti salat atau ibadah lainnya. Baik secara zahir maupun batin. Allah mencintai orang orang yang selalu menjaga dirinya dari segala macam hadas, baik hadas kecil maupun hadas besar. 2), Thaharah secara umum menjadi dua macam pembagian yang besar, yaitu pertama, Thaharah hakiki yang mana maksudnya adalah hal-hal yang terkait dengan kebersihan badan, pakaian dan tempat sholat dari najis, boleh dikatakan bahwa Thaharah hakiki adalah terbebasnya seseorang dari najis, kedua, Thaharah hukmi yaitu sucinya kita dari hadas, baik hadas kecil maupun hadas besar (kondisi janabah). Thaharah secara hukmi tidak terlihat kotornya secara fisik. Bahkan boleh jadi secara fisik tidak ada kotoran pada diri kita. Namun tidak adanya kotoran yang menempel pada diri kita, belum tentu dipandang bersih secara hukum. Bersih secara hukum adalah kesucian secara ritual. Sedangkan tazkiyah merupakan bentuk kesucian jiwa secara batin. .

Sitasi

Anggoro , Wahyu .   (2023). Kesucian Dalam Pandangan Al-Quran. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Wahyu Anggoro

wahyuanggoro03052015@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Wahyu Anggoro
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 09 Oct 2023
Dibuat: 09 Oct 2023 08:08
Diupdate: 08 May 2026 23:59