Living Qur’an Dalam Praktik Sema’an Al-Qur’an Jumat Pon Santri Tahfidz Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan (Analisis Teori Tindakan Sosial)

Published ID 155 views 61 downloads
Abstrak

Enjelina, Dita Erlin. Dosen Pembimbing H. Zainal Muttaqin, S.Th.I, MA. dan Kholila Mukaromah, S.Th.I. M.Hum, Living Qur’an Dalam Praktik Semaan Al-Quran Jumat Pon Santri Tahfidz Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan (Analisis Teori Tindakan Sosial), Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN KEDIRI, 2023. Kata Kunci : Semaan Al-Quran Jumat Pon, Santri Asrama At-Tahfidz, Tindakan Sosial Max Weber. Praktik sema’an al-Qur’an Jumat Pon adalah salah satu bentuk fenomena living Qur’an yang ada di Pondok Pesantren Sunan Drajat. Sema’an al-Qur’an Jumat Pon ini merupakan rutinan yang sudah ada sebelum adanya asrama at-Tahfidz yang diprakarsai oleh santri tahfidz dulu. Namun sekarang sema’an al-Qur’an Jumat Pon ini menjadi salah satu kegiatan rutinan yang dilakukan satu bulan satu kali oleh santri asrama at-Tahfidz. Sema’an Al-Quran ini dilakukan dengan dua model yakni bil ghaib dan bi al-nadhar yang sebelumnya sudah dibagi sesuai dengan rata-rata hafalan santri. Terdapat dua fokus kajian dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana penerapan praktik semaan al-Quran Jumat Pon Santri Tahfidz Pondok Pesantren Sunan Drajat? (2) Bagaimana motif dan tujuan praktik semaan al-Quran Jumat Pon Santri Tahfidz Pondok Pesantren Sunan Lamongan berdasarkan teori tindakan sosial Max Weber. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif jenis penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Adapun cara memperoleh data yakni melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Kemudian hasil yang diperoleh dianalisis dengan teori tindakan sosial Max Weber. Terdapat dua temuan dalam penelitian ini; 1) Dalam segi penerapan terdapat beberapa runtutan dalam pra sema’an al-Qur’an dalam praktik tersebut, diantaranya berwudhu, membaca surah al-Fa>tihah sebagai pembuka, membaca sholawat nisya>n, sholawat kala>mun qodi>m, asmaul h{usna dan tawasul kepada para sesepuh dan dzuriyyah pondok. Selanjutnya masuk dalam acara inti, yakni sema’an Al-Quran dan ditutup dengan tahlil serta doa khotmil Quran bersama. 2) Terdapat beberapa motif dan tujuan pelaku sema’an Al-Quran Jumat Pon di Pondok Pesantren Sunan Drajat menurut analisis teori tindakan sosial Max Weber. Motif pelaku sema’an al-Qur’an Jumat Pon diantaranya (1) Tindakan tradisional : menjaga dan melestarikan tradisi yang ada (2) Tindakan rasional instrumental: kewajiban (3) Tindakan rasional nilai: niat mengaji untuk pondok, ittiba’ sunnah nabi, menjadi motivasi untuk menguatkan hafalan saat membaca bil ghaib dan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif. Adapun tujuan pelaku sema’an al-Qur’an diantaranya (1) Tindakan rasional nilai : agar mendapatkan ridha Allah, mendapatkan barokah al-Qur’an, istiqamah melakukan kebaikan (2) Tindakan rasional instrumental : melatih kepercayaan diri, memperkuat hafalan al-Qur’an, agar mendapatkan ketentraman hati.

Sitasi

Enjelina , Dita Erlin .   (2023). Living Qur’an Dalam Praktik Sema’an Al-Qur’an Jumat Pon Santri Tahfidz Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan (Analisis Teori Tindakan Sosial). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Dita Erlin Enjelina

erlinenjelinaa@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Dita Erlin Enjelina
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 24 Oct 2023
Dibuat: 24 Oct 2023 08:28
Diupdate: 08 May 2026 23:54