Representasi "Resiliensi Perempuan" Dalam Film Korea 2037 Karya Mo Hong Jin

Published ID 132 views 150 downloads
Abstrak

Perkembangan kehidupan manusia di masa sekarang semakin maju, sebagai makhluk sosial yang membutuhkan serta memperoleh informasi. Dalam kegiatan tersebut pasti melibatkan komunikasi, baik secara verbal dan non verbal. Komunikasi bisa melalui media apa saja, salah satunya film, kelebihan sebuah film dapat dijadikan sebagai minat penonton untuk mengkonsumsi informasi serta hiburan belaka. Maka film tak hanya sebagai media penghibur, akan tetapi dapat menjadi edukasi positif, seperti “film Korea 2037” film yang mengangkat isu terkait perempuan yang mengalami kekerasan seksual yang berusaha untuk bangkit dari trauma dengan melalui resiliensi diri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi resiliensi perempuan dalam “film Korea 2037” berdasarkan perspekstif analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, bertujuan untuk menganalisis tanda, objek, interpretan dibalik “film Korea 2037”. Teori yang digunakan yakni semiotika Charles Sanders Peirce yang membahas tentang sign,object,interpretant di dalam film. Data utama adalah dari film Korea 2037 sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengamati film, mencari dan mengumpulkan beberapa scene dengan screenshot film, kemudian menganalisis dan mengelomppokkan berdasarkan dengan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini memperoleh hasil sebanyak 7 representasi resiliensi perempuan dalam “film Korea 2037” yakni pertama, regulasi emosi atau pengaturan emosi yang memuat tentang kemampuan untuk tenang dalam kondisi yang menekan atau stress. Kedua, causal analisys atau analisis penyebab yang memuat tentang kemampuan untuk menentukan penyebab dari masalah yang dihadapi. Ketiga, empati yang memuat tentang kemampuan untuk merasakan atau membaca keadaan emosional orang lain. Keempat, reaching out yang memuat tentang kemampuan untuk keluar dari kondisi yang sulit. Kelima, self efficacy yang memuat tentang keyakinan untuk tetap berusaha dan mempertahankan harapan. Keenam, optimis yang memuat tentang kemampuan percaya bahwa dirinya mampu mengatasi ketidakberuntungan. Ketujuh, kontrol impuls atau pengendalian diri yang memuat tentang kemampuan untuk mengendalikan rasa tekanan yang muncul dalam diri. Beberapa resiliensi tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran dalam proses pemulihan, proses penyembuhan dengan harus memiliki resiliensi yang baik sehingga mendapatkan semangat dan jati dirinya kembali serta meraih cita-cita.

Sitasi

Lutfia , Ainul .   (2023). Representasi "Resiliensi Perempuan" Dalam Film Korea 2037 Karya Mo Hong Jin. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Ainul Lutfia

ainullutfia01@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Ainul Lutfia
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 06 Nov 2023
Dibuat: 06 Nov 2023 04:30
Diupdate: 08 May 2026 23:52