Analisis strenght dalam pengembangan usaha kedai kopi 66 selopanggung ditinjau dari maqashid al-syariah
Abstrak
Kedai Kopi 66 merupakan pelopor kedai kopi di daerah Selopanggung, seiring berjalannya waktu semakin banyak kompetitor yang sejenis. Oleh karena itu membutuhkan analisis strenght untuk menemukan jati diri dan kemampuan yang dimiliki, agar dapat mengembangkan usahanya. Namun dalam pengembangan usaha sering kali mengabaikan nilai-nilai keislaman yang tidak sejalan dengan maqashid al-syariah. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui analisis strenght dalam pengembangan usaha pada Kedai Kopi 66 Selopanggung, 2) Untuk mengetahui analisis strenght dalam pengembangan usaha pada Kedai Kopi 66 Selopanggung ditinjau dari maqashid al-syariah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sumber data yang diperoleh berasal dari informan, dokumentasi dan situs dari internet. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Analisis strenght dalam pengembangan usaha Kedai Kopi 66 maka dapat disimpulkan bahwa strenght atau kekuatan yang dimiliki Kedai Kopi 66 berasal dari sumber daya, kapabilitas dan kompetensi inti. Pertama, sumber daya yang terbagi menjadi dua yaitu sumber daya alam dan sumber daya manusia. Sumber daya alam yang digunakan adalah lahan hutan pinus sebagai tempat usaha kedai kopi yang berkonsep outdoor dan memanfaatkan hasil perkebunan masyarakat Selopanggun seperti rosela, kayu secang dan singkong untuk bahan baku menu makanan dan minuman, sedangkan sumber daya manusia berasal dari masyarakat Selopanggung yang tidak melanjutkan pendidikannya. Kedua, kapabilitas yang dimiliki oleh Kedai Kopi 66 adalah memiliki pelayanan yang cepat dan ramah. Ketiga, kompetensi inti yang dimiliki Kedai Kopi 66 yaitu memiliki manajemen yang sudah tertata, menu makanan dan minuman yang lengkap, memiliki suasana alam yang sejuk dan asri serta mempunyai pusat oleh-oleh. 2) analisis srenght dalam pengembangan usaha Kedai Kopi 66 ditinjau dari maqashid al-syariah maka dapat disimpulkan bahwa Kedai Kopi 66 telah menerapkan keempat unsur maqashid al-syariah dalam pengembangan usahanya. Namun ada salah satu unsur yang belum terpenuhi yaitu pada pemeliharaan keturunan belum memiliki aturan yang jelas mengenai akitivitas serta batasan antara laki-laki dan perempuan.
Sitasi
Rahayu , Desy Diana . (2023). Analisis strenght dalam pengembangan usaha kedai kopi 66 selopanggung ditinjau dari maqashid al-syariah. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Desy Diana Rahayu
dianardesy@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Desy Diana Rahayu |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 26 |
| Tanggal Publikasi: | 17 Nov 2023 |
| Dibuat: | 17 Nov 2023 02:12 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:48 |