Al-Muflihun Dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Makna Al-Muflihun Dalam Al-Qur’an)

Published ID 107 views 200 downloads
Abstrak

ABSTRAK M. IMAM MASNGUT, 2023, Al-Muflih}u>n Dalam Al-Qur’an “Kajian Semantik alMuflih}u>n dalam al-Qur’an”, Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. Pembimbing (1) Dr. M. Mu’tashim Billah M.A dan (2) Dr. Masrul Anam, M.A Kata kunci: Al-Muflih}u>n, al-Qur’an, Semantik. Setiap manusia pastilah dalam kehidupannya ingin mendapat suatu keberuntungan. Sedangkan keberuntungan sendiri itu sangat banyak macamnya. Seperti orang yang kaya raya, punya jabatan dan kedudukan tinggi serta kebutuhan hidupnya terpenuhi semua. Pendapat semacam ini disangkal oleh orang-orang yang melihat dari sisi agama, mereka berpendapat belum tentu orang-orang kaya atau berkdudukan itu orang beruntung. Bisa jadi orang-orang semacam itu adalah orang yang sial, karena terlalu sibuk mencari itu semua akhirnya melupakan hal yang terpenting yakni akhirat. Karena perbedaan inilah, perlu adanya kajian untuk mengetahui hakikat makna orang-orang yang beruntung. Dan al-Qur’an menjadi sumber yang layak untuk dijadikan suatu pedoman. Dalam al-Qur’an sendiri mengenai hal ini, menyebukan salah satunya dengan kata al-Muflih}u>n. Untuk itu penulis membuat kajian yang membahas tentang orangorang yang beruntung di dalam al-Qur’an dengan judul “Al-Muflih}u>n Dalam al-Qur’an” yang dikaji secara semantik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna alMuflih}u>n yang ada dalam al-Qur’an. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode Library Reseach atau penelitian kepustakaan dengan cara mencari, membaca, dan menganalisis buku-buku yang ada keterkaitannya dengan judul ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan cara setelah terkumpul data-data yang relevan maka langkah selanjutnya adalah menganalisa data tersebut secara semantik, sehingga menghasilkan kesimpulan yang benar dan tepat sesuai analisa data. Berdasarkan hasil penelitian secara semantik diketahui kata al-Muflih}u>n mempunyai makna dasar kekal, memotong, membelah, beruntung dan berhasil. Sedang dari makna relasional memiliki makna beruntung dan berhasil. Kemudian dari aspek sinkronik dan diakronik kata al-Muflih}u>n dibagi menjadi tiga periode, pertama dimaknai dengan orang yang kekal, periode kedua dimaknai dengan orang beruntung dan periode ketiga dimaknai dengan orang yang beruntung, berhasil, menang dan selamat dari keburukan. Serta Weltanschauung dari kata al-Muflih}u>n ini dipahami bahwa pemberian makna berhasil, beruntung dan menang ini tidak lepas dari al-Qur’an itu sendiri sebagai kitab petunjuk dan pedoman bagi seluruh manusia secara umum. Pemberian makna berhasil dan menang karena telah lulus dalam menjadi karakter yang telah disebutkan dalam al-Qur’an. Dan diberi makna beruntung karena mendapat hidayah dari Allah guna menjalani kehidupan dan juga untuk menaklukkan semua rintangan yang ada di dunia. Selain itu beruntung karena mendapatkan surga tempat yang paling baik dan kekal.

Sitasi

Masngut , M Imam .   (2023). Al-Muflihun Dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Makna Al-Muflihun Dalam Al-Qur’an). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
M Imam Masngut

imammasud07@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: M Imam Masngut
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 23 Nov 2023
Dibuat: 23 Nov 2023 06:52
Diupdate: 08 May 2026 23:46