Sistem Jual Beli Dalam Produksi Sirsak Frozen Ditinjau Dari Hukum Ekonomi Syariah Dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Di Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri)
Abstrak
ABSTRAK SHAFIRA YENI RAHMAYANTI, 2023. Sistem Jual Beli Dalam Produksi Sirsak Frozen Ditinjau Dari Hukum Ekonomi Syariah Dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus di Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri). Dosen Pembimbing I, Dr. Hj. Siti Nurhayati, S.HI, M.Hum., Dosen Pembimbing II, Sheila Fakhria, M.H. : Fakultas Syariah. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Kata Kunci : Hukum Ekonomi Syariah, Jual Beli, Perlindungan Konsumen Dan Produksi Jual beli merupakan suatu perjanjian tukar menukar barang maupun jasa yang mempunyai nilai secara sukarela di antara kedua belah pihak. Sistem jual beli sirsak frozen ada yang sesuai dengan hukum ekonomi syariah dan ada juga yang belum sesuai dengan hukum ekonomi syariah. Hal itu dapat dilihat dari kesengajaan yang dibuat oleh produsen yang berlaku curang pada timbangan. Terdapat beberapa produsen yang menimbang barangnya dengan perkiraan plastik saja dan tidak ditimbang dengan timbangan yang sesuai walapun kemasannya sama-sama 1 Kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem jual beli dalam produksi sirsak frozen di Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri serta analisis hukum ekonomi syariah serta Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen terhadap sistem jual beli dalam produksi sirsak frozen tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode pengolahan data dengan cara mereduksi data, kemudian disajikan, dan disimpulkan. Pengecekan keabsahan data ini menggunakan ketekunan pengamatan dengan mengadakan observasi secara terus menerus terhadap objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pertama, Sistem jual beli dalam produksi sirsak frozen di Desa Wonorejo Trisulo memiliki sistem jual beli yaitu secara online maupun offline, tetapi pada produknya memiliki berat timbangan yang dikira-kira oleh produsen, dimana setiap produsen memiliki berat timbangan yang berbeda tetapi memiliki harga yang sama. Kedua, sistem jual beli dalam produksi sirsak frozen ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah pada An-Nisa ayat 29-30 terjadi kecurangan dalam timbangan setiap produk, hal ini menjadikan konsumen merasa dirugikan oleh produk yang dijual oleh produsen. Ketiga, analisis Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan terhadap sistem jual beli dalam produksi sirsak frozen di Desa Wonorejo Trisulo pada praktiknya terdapat 2 jenis salah satunya produsen tidak menimbang produknya dengan aturan. Produsen yang tidak menimbang dan menakar jumlah dalam hitungan menurut ukuran sebenarnya melainkan hanya mengira-ngira menggunakan kemasan ziplock yang menjadi tolak ukur beratnya, hal ini tidak sesuai dengan Pasal 8 ayat (1) c . Oleh karena itu, Sebaiknya Produsen Sirsak Frozen di Desa Wonorejo Trisulo menerapkan sistem jual beli yang jujur, amanah, dan terjamin baik dari segi kualitas produk maupun sistem jual beli yang dianut.
Sitasi
Rahmayanti , Shafira yeni . (2023). Sistem Jual Beli Dalam Produksi Sirsak Frozen Ditinjau Dari Hukum Ekonomi Syariah Dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Di Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Shafira yeni Rahmayanti
shafirayeni2000@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Shafira yeni Rahmayanti |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 40 |
| Tanggal Publikasi: | 01 Dec 2023 |
| Dibuat: | 01 Dec 2023 02:45 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:44 |