Jaringan Komunikasi City Branding Harmoni Kediri The Service City
Abstrak
City branding merupakan strategi pemasaran kota dengan tujuan untuk membina hubungan dan menciptakan persepsi positif tentang kota di kalangan wisatawan. Penelitian ini difokuskan pada pengungkapan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Kediri dalam membranding kota dengan nama “Harmoni Kediri The Service City” melalui jaringan komunikasinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan memperoleh sumber data dari pegawai Pemerintah Kota Kediri, Harmoni Kediri Brand Community serta masyarakat Kota Kediri. Pada penelitian ini peneliti menggunakan uji kredibilitas dengan meningkatkan ketekunan dan teknik triangulasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya (1) aktor dalam jaringan terdiri dari individu dan organisasi. Peran aktor digolongkan menjadi 4 kelompok berdasarkan fungsi yaitu: sebagai pencetus ide gagasan, sebagai konsultan pengembangan ide gagasan, sebagai perumus, sebagai penyebar informasi. Stakholder yang dilibatkan hanya dari lingkup Pemerintah Kota Kediri, sedikit pihak swasta dan kalangan komunitas. Jaringan yang di luar lingkup Pemerintah Kota Kediri hanya kalangan komunitas dan sedikit pihak swasta. Masyarakat tidak terlibat pro-aktif pada proses berjalannya City Branding Harmoni Kediri The Service City. Kalangan komunitas yang digawangi HKBC menjadi satu-satunya ujung tombak untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat. (2) Jaringan Komunikasi City Branding Harmoni Kediri The Service City berbentuk Pola Komunikasi Roda (Wheel Communication) yaitu: Two Mode, Directed, Asimetris dan Unvalued. Level sentralitas aktor ada 4 tingkatan diantaranya Degree Centrality, Betweenness Centrality, Closeness Centrality, dan Eigenvector Centrality dengan tingkat aktor paling tinggi Herwin, Praja dan Bagian Prokompim. (3) Faktor Pendukung: Potensi dan Kekompakan Harmoni Kediri Brand Community serta Konsistensi Pemerintah. Faktor Penghambat: Kurangnya Komunikasi antara Pemerintah Kota Kediri dengan Harmoni Kediri Brand Community, terbatasnya anggaran Harmoni Kediri Brand Community, kurang pahamnya masyarakat tentang konsep city branding yang baru. kurang melibatkan unsur media, dan kurang melibatkan sponshorship.
Sitasi
Efendi , Moh Firda . (2023). Jaringan Komunikasi City Branding Harmoni Kediri The Service City. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Moh Firda Efendi
mfe123321@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Moh Firda Efendi |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 11 Dec 2023 |
| Dibuat: | 11 Dec 2023 02:47 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:40 |