Kontruksi Sejarah Dan Kepercayaan Pengunjung Terhadap Situs Adipati Panjer Di Desa Panjer Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri

Published ID 112 views 113 downloads
Abstrak

Indonesia merupakan negara multikultural dimana secara harfiahnya dibangun berdasarkan atas etnis, ras, agama dan kelompok yang menggambarkan kesatuan berbagai etnis masyarakat yang berbeda dalam satu negara. Indonesia saat ini memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa, 4 macam ras dan 6 agama yang diakui, sehingga masyarakatnya memiliki banyak keanekaragaman dan keunikannya. Maka Indonesia sebagai bukti nyata negara multikultural yang ada. Di Kediri sendiri telah dikenal memiliki kekayaan budaya dengan segala keanekaragaman dan keunikannya. Kebudayaan tersebut merupakan akumulasi dari proses interaksi bersejarah dengan lingkungan sosial dan lingkungan alamnya melalui berbagai media. Interaksi tersebut meninggalkan jejaknya dalam bentuk peninggalan sejarah. Dimana peninggalan bersejarah tersebut memiliki ragam kontruksi sejarah dan warisan budaya yang telah ditinggalkan. Hingga kini masih terpelihara dengan baik dan dialihfungsikan oleh masyarakat sebagai tempat wisata religi dan bersejarah sekaligus penenang pikiran (meditasi). Di Desa Panjer, salah satu desa wisata yang juga memiliki warisan budaya yang masih terpelihara dengan baik. Tentu dengan makna didalamnya dan dengan berbagai kontruksi sejarah tersendiri yang dipahami oleh masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan teori Kontruksi Sosial dari Peter L. Berger. Dimana Berger memiliki 3 poin utama yakni Internalisasi, Objektifikasi dan Eksternalisasi bahwa realitas dibentuk oleh masyarakat dan akhirnya berkembang. Manusia dipandang sebagai pencipta kenyataan sosial yang obyektif melalui proses eksternalisasi dan obyektif mempengaruhi kembali manusia melalui proses internalisasi. Teori ini menyatakan juga bahwa proses dimana seseorang berinteraksi dan membentuk realitas-realitas dan individu terikat dalam masyarakat sebab ada sistem norma atau lembaga serta meneliti seputar manusia sebagai produsen. Dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan subjek atau informan penelitian sebanyak 7 orang sebagai narasumber dengan menggunakan tahapan analisis data dan pengecekan keabsahan data. Dari hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kontruksi sejarah dan kepercayaan pengunjung Situs Adipati Panjer di Desa Panjer Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri memiliki beberapa makna, yaitu (1) Situs Panjer sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, (2) Situs Panjer sebagai ikon wisata bersejarah dan religi dari Desa Panjer, (3) Babad Desa Panjer dilatar belakangi oleh cerita rakyat yang berkaitan dengan Situs Panjer yang berkembang sehingga menimbulkan berbagai persepsi, (4) Situs Panjer sebagai sarana media perantara ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, (5) Situs Panjer sebagai warisan budaya sejarah sudah ada sejak masa nenek moyang sehingga wajib dilestarikan dan dijaga keberadaannya dengan baik, (6) Situs Panjer juga sebagai bentuk rasa toleransi antar sesama manusia

Sitasi

Dewi , Irmania Kusuma .   (2023). Kontruksi Sejarah Dan Kepercayaan Pengunjung Terhadap Situs Adipati Panjer Di Desa Panjer Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Irmania Kusuma Dewi

irmaniakusuma1@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Irmania Kusuma Dewi
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 18 Dec 2023
Dibuat: 18 Dec 2023 03:21
Diupdate: 08 May 2026 23:39