Peran Rutinan Pengajian Gus Lik (Dauglas Thoha Yahya) Terhadap Perkembangan Religius Masyarakat Kelurahan Singonegaran Kota Kediri

Published ID 79 views 143 downloads
Abstrak

Menurut Glock dan Stark, religius merupakan sistem simbol, sistem keyakinan, sistem nilai dan sistem perilaku yang terlembagakan, yang semua itu berpusat pada persoalan-persoalan yang dihayati sebagai yang paling maknawi atau yang paling dihargai dan berarti bagi seseorang. Di dalam penelitian ini, penulis menggunakan tiga fokus penelitian, yaitu (1) Bagaimana peran pengajian Gus Lik terhadap perkembangan religius masyarakat kelurahan singonegaran?; (2) Apa faktor penghambat pengajian Gus Lik dalam mengembangkan religius masyarakat kelurahan singonegaran?; (3) Apa faktor pendukung pengajian Gus Lik dalam mengembangkan religius masyarakat kelurahan singonegaran?. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ditujukan pada jama’ah pengajian dan Gus Lik. Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Terdapat tiga temua temuan penelitian di dalam penelitian ini yaitu : 1) Peran Pengajian Gus Lik Terhadap perkembangan Religius Masyarakat, dilihat dari segi perannya yaitu (a) sebagai wadah untuk membina dan mengembangkan kehidupan beragama yang ada dalam masyarakat; (b) sebagai taman rekreasi rohaniah karena penyelenggaraannya bersifat santai; (c) sebagai wadah silaturahmi; (d) sebagai sarana dialog berkesinambungan antara ulama dan umara dengan umat; (e) sebagai media penyampaian gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat dan bangsa; 2) Perkembangan Religius Masyarakat, dapat lihat dari aspeknya yaitu; (a) dimensi iman;(b) dimensi Islam dengan melaksanakan ibadah sholat 5 waktu; (c) dimensi Ihsan dengan melakukan ibadah atau hal-hal yang berkaitan dengan Tuhannya; (d) dimensi Ilmu dengan melihat dari seberapa besar masyarakat dalam memahami dan mengimplementasikan ilmu-ilmu agama; (e) dimensi amal dengan membiasakan hal-hal baik dalam berperilaku; 3) Faktor Pendukung dalam rutinan pengajian ini yaitu keinginan masyarakat untuk menambah wawasan tentang ilmu agama serta menyambung tali silaturahmi antar masyarakat, respon masyarakat terhadap pengajian dan adanya sarana yang mendukung untuk berjalannya rutinan pengajia. Sedangkanfaktor Penghambat rutinan pengajian yaitu situasi dan kondisi masyarakat yang tidak menentu, keterbatasan akses, kesibukan pekerjaan yang berbeda, kurangnya kesadaran masyarakat,tingkat pemahaman yang berbeda serta adanya faktor internal dan eksternal dari masing-masing individu. Hal ini memperoleh hasil bahwa peran rutinan pengajian Gus Lik dapat mengembangkan sikap religius masyarakat kelurahan Singonegaran

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 20
Tanggal Publikasi: 13 May 2024
Dibuat: 13 May 2024 07:34
Diupdate: 08 May 2026 23:00