Analisis Penjualan Produk Skincare Expired Di Shopee Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Tulungrejo Pare)

Published ID 90 views 183 downloads
Abstrak

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Praktik penjualan produk skincare expired di shopee di desa Tulungrejo kecamatan Pare, penjual online store aplikasi shopee menjual berbagai jenis skincare seperti handbody, lipstik, serum, toner, scrub mulai dari harga Rp. 10.000 hingga Rp. 200.000. Rata-rata pembeli dan konsumen produk skincare di desa Tulungrejo kecamatan Pare adalah bukan warga lokal desa Tulungrejo sendiri, namun warga luar yang sedang menjalani kursus bahasa inggris di kampung inggris desa Tulungrejo kecamatan Pare. (2) tinjauan sosiologi hukum Islam terhadap praktik penjualan skincare Expired di desa Tulungrejo Pare, peneliti menggunakan tindakan sosiologi hukum yaitu tentang tindakan rasional instrumental, tindakan yang diarahkan secara rasional untuk mencapai sesuatu tujuan yang tertentu. Tindakan ini dilakukan seseorang dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara yang digunakan dengan tujuan yang akan dicapai dengan menggunakan ketersediaan alat yang ada. Dalam tindakan ini manusia tidak hanya menentukan tujuan yang diinginkan agar tercapai, namun ia harus secara rasional telah mampu memilih dan menentukan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Dari teori sosiologi hukum Islam yang telah dipaparkan dan bisa disimpulkan bahwa penjual memiliki tujuan tertentu yaitu keuntungan tanpa menghiraukan resiko orang lain.

Sitasi

Rahayu , Alda Desi .   (2023). Analisis Penjualan Produk Skincare Expired Di Shopee Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Tulungrejo Pare). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Alda Desi Rahayu

aldadesirahayu6@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Alda Desi Rahayu
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 21
Tanggal Publikasi: 28 Dec 2023
Dibuat: 28 Dec 2023 04:20
Diupdate: 08 May 2026 23:35