Pengelolaan Zakat Produktif Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Mustahik (Studi Kasus Lazisnu Kertosono)

Published ID 200 views 138 downloads
Abstrak

ABSTRAK Ariswara, Wildan. 2023. Pengelolaan Zakat Produktif Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Mustahik (Studi Kasus LAZISNU Kertosono). Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri. Pembimbing (1) Dr. Jamaludin Acmad Kholik, Lc, M.A (2) Moch. Zainuddin, M.EI Kata Kunci: Pengelolaan, Zakat Produktif, Kemandirian Ekonomi, Mustahik, LAZISNU Kertosono Perintah dalam berzakat menjadi salah satu kewajiban bagi umat muslim. Distribusi zakat pada masyarakat dapat melalui berbagai program pemberdayaan, salah satunya melalui zakat produktif. LAZISNU Kertosono memiliki program tasaruf zakat produktif. Program pemberdayaan zakat produktif terdiri dari atas hewan ternak dan bina usaha melalui gerobak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan zakat produktif pada LAZISNU Kertosono dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui sumber primer dan sekunder. Selain itu pengumpulan data melalui observasi atau pengamatan langsung pada lembaga, dokumentasi data dengan mengumpulkan data yang mendukung penelitian, dan wawancara untuk menemukan jawaban atas permasalahan penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan proses reduksi data atau pemilahan data yang terkumpul, penyajian data dengan menampilkan data dalam tabel, dan penarikan kesimpulan dengan analisis pembahasan. Sedangkan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan pengamatan,ketekunan pengamatan, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa 1) Pengelolaan zakat produktif pada LAZISNU Kertosono yang mengacu pada UU No. 23 Tahun 2011 meliputi beberapa proses. Pertama perencanaan, hal ini diwujudkan dengan fokus perhatian lembaga pada masyarakat yang masih produktif dan memiliki usaha. Kedua pelaksanaan, melalui bantuan UPZIS pengumpul zakat pada tiap Ranting Cabang. Ketiga pengoordinasian dalam pengumpulan, melalui bantuan amil yang melakukan fundraising dengan silaturahmi pada donatur tetap, melalui media sosial berupa pamflet digital dan kerjasama dengan instansi sekolah sekitar kantor. Keempat pendistribusian, tasaruf zakat produktif dalam beberapa tahun terakhir diwujudkan dalam bentuk gerobak usaha, ternak dan bantuan kelengkapan usaha. Kelima pendayagunaan, proses distribusi tetap diawasi secara tidak langsung oleh Lembaga Perekonomian NU (LPNU). 2) Peran pengelolaan zakat produktif LAZISNU Kertosono dalam kemandirian mustahik terlihat dari pemenuhan indikator kemandirian ekonomi. Pertama aspek kepemilikan usaha mandiri, bahwa para mustahik penerima program ini memang harus memiliki usaha. Kedua aspek penghasilan rutin yang didapatkan. Ketiga aspek durasi keberlangsungan usaha telah terpenuhi. Keempat aspek aspek pengambilan risiko, dengan kesiapan menghadapi risiko umum pengusaha seperti usaha yang sepi.

Sitasi

Ariswara , Wildan .   (2023). Pengelolaan Zakat Produktif Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Mustahik (Studi Kasus Lazisnu Kertosono). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Wildan Ariswara

wildanariswara49@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Wildan Ariswara
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 18
Tanggal Publikasi: 27 Dec 2023
Dibuat: 27 Dec 2023 07:29
Diupdate: 08 May 2026 23:35