Konsep Tirakat Menurut Al-Qur’an: Analisis penafsiran Al-Quran dan implikasinya terhadap pencegahan gaya hidup hedomisme
Abstrak
Gaya hidup hedonisme telah marak dan meluas di segala lapisan masyarakat di dunia modern ini. gaya hidup hedonisme yang menyatakan bahwa tujuan hidup yang paling utama adalah kesenangan dan kenikmatan materi. Dari hal tersebut Islam melarang dengan tegas orang yang memiliki karakter hedon ini, yang cenderung mempunyai sifat berlebih-lebihan, bermegah-megahan, boros dan sifat lainnya yang mengarah pada kecintaan dunia dan mengabaikan urusan akhirat. Maka hendaknya menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi segenap kaum muslimin agar tidak terjebak dalam gaya hidup hedonis yang dewasa ini telah membudaya di kalangan umat Islam sendiri. Kecintaan terhadap sesuatu yang bersifat duniawi hendaknya jangan sampai melupakan ketaatan kita kepada Allah dan RasulNya. Salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menghindari mempunyai prilaku hedon yaitu dengan menjalani tirakat. Dari hasil telaah data dan analisis, penulis menemukan kesimpulan bahwa konsep tirakat menurut al-Qur‘an dapat dikatagorikan menjadi lima term yang selaras dengan makna tirakat, yaitu „ibadah (pengabdian diri kepada Allah), taqarrub ila Allah (mendekatkan diri kepada Allah), tazkiyyatun nafs (menyucikan jiwa), istiqamah (tegak dihadapan Allah), dan qona‟ah (ridha). Implikasi dari konsep tirakat terhadap maraknya gaya hidup hedonisme, diantara kualifikasinya yaitu kuatkan iman dan pengendalian diri, bersyukur setiap nikmat yang Allah berikan, hidup sederhana, beramal dan bersedekah, dan menjadikan prioritas hidup hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah. The hedonistic lifestyle has become widespread and widespread in all levels of society in the modern world. hedonistic lifestyle which states that the main goal of life is pleasure and material enjoyment. From this, Islam strictly prohibits people who have this hedonistic character, who tend to be excessive, boastful, extravagant and other characteristics that lead to love of the world and neglect of the affairs of the afterlife. So it should be a very valuable lesson for all Muslims so as not to get trapped in the hedonistic lifestyle that has now become a culture among Muslims themselves. Love for worldly things should not forget our obedience to Allah and His Messenger. One way to get closer to Allah and avoid hedonistic behavior is to undergo penance. From the results of the data review and analysis, the author found the conclusion that the concept of penance according to the Quran can be categorized into five terms that are in line with the meaning of penance, namely ibadah (devotion to Allah), taqarrub ila Allah (getting closer to Allah), tazkiyyatun nafs (purifying the soul), istiqamah (standing upright before Allah), and qonaah (pleasantness). The implications of the concept of penance for the rise of the hedonistic lifestyle include strengthening ones faith and self-control, being grateful for every blessing that Allah gives, living simply, doing good deeds and giving alms, and making ones priority in life only to get closer to Allah. Kata kunci: Tirakat, al-Qur‘an, Hedonisme.
Sitasi
Hurumi , Idatul . (2023). Konsep Tirakat Menurut Al-Qur’an: Analisis penafsiran Al-Quran dan implikasinya terhadap pencegahan gaya hidup hedomisme. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Idatul Hurumi
idatul.hurumi16@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Idatul Hurumi |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 29 Dec 2023 |
| Dibuat: | 29 Dec 2023 03:11 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:34 |