Gambaran Penerimaan Diri Atas Kegiatan-Kegiatan Lansia Yang Dititipkan Oleh Keluarga Di Panti Jompo Tresna Werdha Pare

Published ID 140 views 83 downloads
Abstrak

Lansia yang tinggal di panti memiliki latar belakang yang berbeda-beda, yaitu dititipkan oleh keluarga, secara sukarela tinggal di panti, dan penjaringan lansia terlantar oleh pihak pemerintah. Lansia yang secara sukarela tinggal di panti dan yang secara terpaksa atau dititipkan keluarga di panti memiliki penerimaan diri yang berbeda dimana lansia yang secara sukarela tinggal di panti memiliki penerimaan diri yang lebih baik. Beberapa alasan mengapa keluarga menitipkan lansia di panti sosial, yaitu disebabkan karena faktor ekonomi, ketidakmampuan sang anak atau keluarga dalam mengurus orang tua yang sudah lanjut usia, dan keinginan sang anak untuk membentuk model keluarga nuclear family yang hanya terdiri dari keluarga inti, yaitu ayah, ibu dan anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri pada lansia yang dititipkan oleh keluarga di panti sosial, Untuk mengetahui hambatan-hambatan Gambaran Penerimaan Diri pada Lansia yang Dititipkan oleh Keluarga di Panti Jompo Tresna Werdha Pare.Untuk mengetahui Upaya-upaya dalam Penerimaan Diri pada Lansia yang Dititipkan oleh Keluarga di Panti Jompo Tresna Werdha Pare. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif . Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Peneliti memilih 3 subjek alasan memilih jumlah subjek sebanyak tiga orang karena mayoritas lansia yang ada di panti tersebut mengalami demensia sehingga tidak memenuhi kriteria subjek. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan. Pengecekan Keabsahan Data dengan Meningkatkan Ketekunan / Kecermatan dalam Penelitian, Triangulasi sumber dan tringulasi teknik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketiga subjek penelitian memiliki penerimaan diri yang cukup baik karena memenuhi aspek penerimaan diri Bernard yaitu 1) kesadaran diri dan penghargaan akan karakteristik positif serta pengembangan potensi (Kepribadian, karakteristik budaya, bakat, agama, keluarga), dan 2) Penerimaan tanpa syarat meskipun memiliki kekurangan, melakukan kesalahan atau kegagalan, mendapatkan kritik atau mengalami penolakan dari orang lain meskipun pada dua subjek memiliki kontrol emosi yang buruk ketika menghadapi peristiwa negatif seperti perselisishan dengan teman. Tema lain yang diungkap pada penelitian ini yaitu terkait hambatan-hambatan pada penerimaan diri adapun hambatan-hambatan tersebut adalah memiliki sikap tidak menerima keadaan dirinya, adanya hambatan dari lingkungan,ketidak mampuan menerima kegagalan dan kesalahan dimasalalu,selanjutnya adalah upaya-upaya penerimaan diri pada lansia yang dititipkan oleh keluarga di panti jompo tresna werdha pare adapun upaya-upaya tersebut yaitu upaya pemenuhan kebutuhan mental-psikologis, upaya pemenuhan bimbingan keagamaan dan upaya pemenuhan bimbingan sosial.

Sitasi

Octaviana , Novi Dwi .   (2024). Gambaran Penerimaan Diri Atas Kegiatan-Kegiatan Lansia Yang Dititipkan Oleh Keluarga Di Panti Jompo Tresna Werdha Pare. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Novi Dwi Octaviana

novioctaviana8@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Novi Dwi Octaviana
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 22
Tanggal Publikasi: 02 Jan 2024
Dibuat: 02 Jan 2024 06:38
Diupdate: 08 May 2026 23:34