Implementasi Metode Lalaran dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Nadham Alfiyah Ibn Malik Santri Putri Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk

Published ID 168 views 184 downloads
Abstrak

Mengetahui dan mendalami ajaran-ajaran agama Islam secara benar dan tepat tentu saja merupakan dambaan dari setiap muslim. Untuk mencapainya maka seorang muslim harus mempunyai landasan tempat berpijak yang baik dan kuat pula yatu Al�Qur’an dan Hadis. Agar tidak terjadi kesalahan fatal dalam pemahaman landasan tersebut maka kita perlu memahami ilmu nahwu dan sharaf. Kitab Alfiyah Ibn Malik merupakan adikarya luhur dan monumental salah satu ulama yang berasal dari kota Andalusia yang bernama Imam Ibnu Malik, yang berisi tentang pokok-pokok ilmu nahwu. Di Pondok Pesantren, salah satu cara yang digunakan dalam pembelajaran kitab itu adalah dengan dihafal. Dalam menghafal kitab terbut tentu saja membutuhkan metode yang tepat, salah satunya adalah metode lalaran dengan cara mengulang nadham Afiyah agar dapat meningkatkan kemampuan meghafal para santri. Fokus Penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan metode lalaran dalam meningkatkan kemampuan menghafal Nadham Alfiyah Ibn Malik santri putri Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk? 2) Apa faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode lalaran dalam meningkatkan kemampuan menghafal Nadham Alfiyah Ibn Malik santri putri Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk? Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sedangkan untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Tahap-tahap penelitian meliputi tahap pra lapangan, tahap pekerjaaan lapangan, dan tahap analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. (a) Lalaran dilaksanakan di pondok dan madrasah sebelum diniyah dimulai (b) Lalaran dilaksanakan dengan mandiri dan kelompok. (c) Ada hukuman bagi yang tidak melaksanaan lalaran. Tahap pelaksanaan hafalan: (a) tahap persiapan, (b) tahap pelaksanaan, (c) tahap evaluasi. 2. Faktor pendukung: (a) Motivasi santri mukim yang tinggi. (b) Ustadz yang disiplin. (c) Sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat: (a) Motivasi santri nduduk yang rendah. dan (b) Aktivitas santri yang padat.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 05 Jan 2024
Dibuat: 05 Jan 2024 08:48
Diupdate: 08 May 2026 23:33