Toleransi Antar Umat Beragama Pedesaan (Studi Terhadap Masyarakat Hindu, Kristen Dan Islam Di Desa Wonoagung Kecamatan Kasembon Malang)

Published ID 144 views 197 downloads
Abstrak

Masyarakat pada lingkup pedesaan memiliki unsur saling memengaruhi, sehingga masyarakat dan kebudayaan tersimpul dengan pengetahuan yang terpadu. Hindu, Kristen dan Islam adalah tiga agama yang paling banyak penganutnya di Desa Wonoagung. Sehingga rasa toleransi harus di tegakkan agar tidak ada konflik yang terjadi. Dengan menerapkan toleransi maka segala sesuatu yang diharapkan bisa berjalan sesuai keinginan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran masyarakat multireligius di Desa Wonoagung Kecamatan Kasembon Malang, bagaimana gambaran kehidupan masyarakat multireligius di pedesaan yang berbeda agama. Dan wujud toleransi antar umat beragama di Desa Wonoagung terjadi karena kebiasaan yang sudah berjalan dengan baik seperti saling menghargai dan menghormati, musyawarah dan menghargai pendapat orang lain, saling tolong menolong dan bergotong royong, saling berkunjung saat hari raya, saling berbagi dan melayat kepada umat agama lain. Kegiatan tradisi yang menjadi faktor utama munculnya toleransi antar umat beragama adalah adanya bersih desa, slametan dan syukuran, baritan, dan kesenian bantengan. Dengan sudah berlangsungnya kebiasaan baik tersebut diharapkan masyarakat Desa Wonoagung untuk terus menjaga sikap toleransi antar umat beragama.

Sitasi

Alfadlila , Sulthon Bagus Arzuqna .   (2024). Toleransi Antar Umat Beragama Pedesaan (Studi Terhadap Masyarakat Hindu, Kristen Dan Islam Di Desa Wonoagung Kecamatan Kasembon Malang). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Sulthon Bagus Arzuqna Alfadlila

sulthonarzuqna6299@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Sulthon Bagus Arzuqna Alfadlila
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 16 Jan 2024
Dibuat: 16 Jan 2024 03:13
Diupdate: 08 May 2026 23:31