Jual Beli Follower Pada Media Sosial TikTok Dalam Prespektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kabupaten Sidoarjo)

Published ID 168 views 82 downloads
Abstrak

ABSTRAK MUHAMAD MIFTAHUL ULUM, Jual Beli Follower Pada Media Sosial TikTok Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Kabupaten Sidoarjo), Dosen pembimbing Dr. Muhammad Muhaimin, M.Ag. dan Dosen pembimbing II Niwari, SS.,MA. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Kediri, 2023. Kata Kunci : Tinjauan Hukum Islam Jual Beli Followe Sosial Media Tiktok Dalam perkembangan jual beli online yang sangat memiliki berbagai macam jenisnya, terbukti sekarang sudah banyak jual beli online. Melianial sekarang ini banyak orang yang menggunakan jasa jual beli online, jual beli online mempermudah cara penjual mauapun cara pembelinnya. Konsumen tidak harus datang ke tempat penjual barang tersebut, akan tetapi melalui sosisal media kita bisa membeli barang apa yang kita perlukan. Saat ini jualbeli online tidak hanya terbatas oleh barang keperluan sehari-hari. Salah satu jual beli online yakni jual beli follower, dalam penelitian ini ada bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktek jual belinya dan bagaimana tinjaun hukum islamnya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Karena metode ketiga ini merupakan satu rangkaian guna memper oleh data penelitian. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa jual beli follower pada media sosial TikTok adalah jual beli online dengan transaksi tidak harus bertemu anatara penjual dan pembeli dan transaksinya liwat transfer rekening bank atau dengan pembayran digital lainya. Praktek jual beli follower sosial media TikTok diwilayah Sidoarjo hukumnya akad yang dilakukan tidaklah sah karena merupakan jual beli yang dilarang. Karena tidak memiliki syarat-syarat dalam jual beli seperti status kepemilikan objek dari penjual, maka jual beli follower termasuk jual beli yang bathil. Dan tidak ada kejelasan dalam objek tersebut dan juga status objek tersebut bukan dari pemilik penjual karena menjual objek tanpa sepengetahuan pemilik, jual beli ini lebih banyak mendatangkan mudharat dari pada manfaat. Jual beli ini tetap ada manfaatnya namun bersifat fiktif, bahkan dapat menimbulkan penipuan yang dapat dirugikan masyarakat dan konsumen.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 39
Tanggal Publikasi: 17 Jan 2024
Dibuat: 17 Jan 2024 06:28
Diupdate: 08 May 2026 23:29