Faktor-Faktor Ketidak Patuhan Seorang Perempuan Yang Bercerai Terhadap Persoalan Iddah Dalam Prespektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Pandankrajan Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto)
Published
ID
135 views
187 downloads
Abstrak
Fenomena yang muncul pada masyarakat di Desa Pandankrajan yakni, terdapat wanita yang ditinggal mati suami dan bercerai tidak melaksanakan kewajibannya untuk berihdad karena tuntutan pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, juga karena bekal ilmu yang tidak mumpuni. Namun, Islam mensyariatkan untuk berkabung selama masa iddah sebagai tanda turut berduka cita dan sekaligus menjaga timbulnya fitnah. dalam menjaga timbulnya fitnah, batasan atau kadar fitnah yang dimaksudkan adalah, sebatas seseorang yang berkabung terhindar dari terjadinya khitbah sebelum masa berkabung usai. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk menganalisa alasan responden terhadap aturan iddah dalam Hukum Islam.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 25 Jan 2024 |
| Dibuat: | 25 Jan 2024 02:59 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:26 |