Penafsiran Q.S [14] Ibrahim: 24-25 Dalam Tafsir Al Maraghi: Tinjuan Sosial Budaya Pada Dzikir Kautsaran Di Desa Kepuh Kecamatan Papar Kabupaten Kediri

Published ID 92 views 55 downloads
Abstrak

Dzikir merupakan sarana terbaik bagi seorang muslim dan mukmin untuk dapat mendekatkan dirinya kepada Allah yang tidak lain adalah penciptanya. sebagaimana tersebut merupakan hal yang diinginkan oleh warga desa Kepuh, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri yang melakukan dzikir Kautsaran yang dilakukan oleh masyarakat setempat dan dilaksanakan setiap hari Senin malam Selasa. Dalam penelitian ini, peneliti membatasi pembahasan dengan dua inti pembahsan yakni bagimana tafsir al Maraghi menafsirkan ayat yang dihidupkan dalam dzikir tersebut serta bagaimana sosial budaya terjadi dalam masyarakat Desa Kepuh tersebut.Berdasarkan penelitian dzikir Kaustaran yang dilakukan oleh masyarakat desa kepuh, penulis menyimpulkan beberapa hasil. Pertama, adanya inti bahasan penafsiran dalam tafsir al Maraghi dan resepsi fungsinal dzikir Kautsaran yang diyakini oleh masyarakat desa Kepuh memiliki kesamaan pemaknaan yakni terkait penekanan lafadz La ilaha illallah. Kedua, sosial budaya yang diimplementasikan oleh masyarakat Desa Kepuh sangat kental dan membudaya dalam warga sekitar Desa kepuh dan mengalami kepesatan perluasan pengenalan dzikir Kautsaran tersebut berkat antusiasme warga sekitar terhadap dzikir Kautsaran.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 22 Apr 2024
Dibuat: 22 Apr 2024 08:00
Diupdate: 08 May 2026 23:07