Peran Guru Fikih Dalam Meningkatkan Ibadah Shalat Pada Siswa Kelas VIIO MTs. Negeri 9 Kediri

Published ID 124 views 203 downloads
Abstrak

Ibadah Shalat memiliki peran yang sangat penting dalam praktik keagamaan umat Islam. Untuk memastikan pemahaman dan pelaksanaan Shalat yang benar dan bermakna, peran guru Fikih menjadi krusial. Namun, meningkatkan ibadah Shalat siswa kelas VIII di MTs. Negeri 9 Kediri tidak terlepas dari kendala�kendala tertentu. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru Fikih dalam meningkatkan ibadah Shalat siswa kelas VIII di MTs. Negeri 9 Kediri, serta mengungkap kendala-kendala yang dihadapi oleh guru Fikih dalam upaya tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai metode penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, guru mata pelajaran fikis, guru mata pelajaran PAI, dan beberapa siswa di MTsN 9 Kediri. Validitas data diverifikasi melalui keikutsertaan peneliti, penetapan pengamatan dalam observasi, dan triangulasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tahapan penelitian meliputi tahap pra lapangan, tahap di lapangan, tahap analisis, dan tahap penulisan laporan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Guru Fikih di MTsN 9 Kediri berperan sentral dalam meningkatkan ibadah Sholat siswa kelas VIII dengan mendalamkan pemahaman agama, memberikan contoh positif, dan berkolaborasi dalam menegur siswa yang tidak melaksanakan Sholat berjamaah. Kolaborasi antara guru-guru dalam menegur siswa yang tidak melaksanakan Sholat berjamaah juga memainkan peran penting sebagai pengingat akan kewajiban agama. Keseluruhannya, guru Fikih memiliki peran kunci dalam membentuk karakter dan spiritualitas siswa di MTsN 9 Kediri melalui pendekatan pedagogis dan rohani yang mereka terapkan. (2) Kendala yang dihadapi oleh guru Fikih mencakup kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya Sholat Dhuhur, jadwal padat akibat aktivitas ekstrakurikuler, kurangnya fasilitas tempat Sholat di sekolah, serta peran orangtua yang krusial dalam motivasi siswa. Kendala ini memerlukan upaya berkelanjutan dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang Sholat Dhuhur. (3) Solusi yang diterapkan guru Fikih mencakup integrasi pemahaman agama dalam pelajaran Fiqih, melibatkan siswa dalam praktek Sholat berjamaah, memberikan sanksi ringan yang terkait dengan agama, serta memberikan motivasi dan apresiasi kepada siswa yang konsisten dalam ibadah. Langkah-langkah ini bertujuan memperdalam pemahaman siswa tentang pentingnya Sholat Dhuhur dan mendukung pelaksanaan ibadah yang baik.

Sitasi

Junianto , Febri .   (2024). Peran Guru Fikih Dalam Meningkatkan Ibadah Shalat Pada Siswa Kelas VIIO MTs. Negeri 9 Kediri. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Febri Junianto

febrijack6@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Febri Junianto
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 08 May 2024
Dibuat: 08 May 2024 02:59
Diupdate: 08 May 2026 23:03