Resepsi Surat Al-Ma’idah Ayat 114 Di Pondok Pesantren Darul Jannah Al-Ma’wa Tunggul Paciran Lamongan

Published ID 109 views 85 downloads
Abstrak

Al-Qur‘an adalah sumber dari ajaran Islam. Bahwa di kalangan umat Islam muncullah berbagai upaya dalam memahami kitab suci al-Qur‘an dan mengaktualisasikannya untuk kehidupan sehari-hari. Diantara mereka ada yang berpegang pada pemahaman teks serta sebagian yang lain ada yang berusaha menyesuaikan pemahaman dengan konteks perubahan zaman dan sebagian lagi ada yang membentuk cara pemahaman tersendiri yang mungkin tidak populer pada masa lalu. Al-Qur‘an juga dapat dijadikan dzikir atau pengobatan yang lain yang bertujuan untuk menyembuhkan penyakit jiwa atau hati dan yang lainnya. Di sini, bermula dari fenomena al-Qur‘an yang hidup dalam masyarakat sehari-hari dan fungsi al-Qur‘an juga sangat riil dipahami dan diamalkan oleh masyarakat Muslim. Seperti halnya praktik pembacaan surat al-Ma>’idah ayat 114 di Pondok Pesantren Darul Jannah Al-Ma’wa Tunggul, Paciran, Lamongan, Jawa Timur yang diposisikan sebagai media untuk membantu memudahkan atau melancarkan adanya keberkahan seorang santri dalam menimba ilmu, pembentukan kemantaban dalam berdo’a sejak dini bagi santri, sebagai media untuk melancarkan dalam mencari rezeki bagi wali santri. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembacaan surat al-Ma>’idah ayat 114 dan apa makna resepsi eksegetis, estetis, dan fungsional dalam praktik pembacaan surat al-Ma>’idah ayat 114 tersebut. Adapun sumber data penelitian ini adalah data yang diperoleh dari pengasuh, orang tua santri, dan segenap pengurus Pondok Pesantren Darul Jannah Al-Ma’wa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan metode analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif analisis. Hasil penelitian ini yaitu di Pondok Pesantren Darul Jannah al-Ma’wa, praktik pembacaan surat al-Ma>’idah ayat 114 dijadikan sebuah do’a setelah selesai sholat fardlu, do’a dalam penutup setiap acara, dan kegiatan rutinan bulanan santri yang dilaksanakan setiap Jum’at Wage setelah shalat isya’ yang di dalamnya ditambahi dengan do‘a-do’a yang biasa digunakan dalam Istighotsah.. Adapun resepsi makna dari surat al-Ma>’idah ayat 114 adalah adanya makna do’a pada fiil amar pada kata أَنْزِلْ, dan lafadz مَاءِدَةً yang diartikan apa yang dibutuhkan pada saat ini, sehingga meyakini dengan barakah bacaannya mampu memberikan ketenangan hati, kemudahan rezeki bagi keluarga santri, kemudahan dalam menuntut ilmu bagi santri, dan dapat membentuk kemantaban berdo’a yang baik bagi santri yang mengikutinya.

Sitasi

Ashimulloh , Ahmad .   (2024). Resepsi Surat Al-Ma’idah Ayat 114 Di Pondok Pesantren Darul Jannah Al-Ma’wa Tunggul Paciran Lamongan. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Ahmad Ashimulloh

ahmadashimulloh@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Ahmad Ashimulloh
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 14 May 2024
Dibuat: 14 May 2024 06:48
Diupdate: 08 May 2026 23:00