Analisis Kafaah Dalam Pernikahan Syarifah Dan Non Sayyid Di Sidosermo Dalam Kota Surabaya

Published ID 108 views 76 downloads
Abstrak

ABSTRAK ELA PUJI RAHAYU, Dosen Pembimbing I Dr. Hj. Nurul Hanani, MHI dan Dosen Pembimbing II Moch. Choirul Rizal, M.H.: Analisis Kafa’ah Dalam Pernikahan Syarifah Dan Non Sayyid Di Sidosermo Dalam Surabaya, Fakultas Syariah, IAIN Kediri, 2022. Kata Kunci : Syarifah Dan Non Sayyid, Kafa’ah, Sidosermo Surabaya Dalam melangsungkan pernikahan, seseorang harus memilih pasangan dengan pilihan yang tepat dan diridhoi Allah SWT, dengan pemilihan pasangan sudah diatur dalam hukum Islam yang dikenal dengan kata kafaah. Kafaah dalam sebuah pernikahan adalah salah satu faktor yang berpengaruh dalam keharmonisan hubungan suami istri. Keserasian dan keharmonisan hubungan tersebut selain dari pihak suami dan istri juga dipengaruhi oleh status dari masing masing keluarga. Oleh karena itu, hal ini juga patut untuk dipertimbangkan sebelum melaksanakan pernikahan. Sebagian dari habaib bahkan mewajibkan pernikahan antar golongan Alawiyin, dengan tujuan untuk menjaga kemurnian nasab Rasulullah SAW. Hal ini yang kemudian menarik untuk dikaji lebih lanjut, karena beberapa golongan habaib sampai mengharamkan pernikahan antara Syarifah dan Non Sayyid. Padahal telah dijelaskan dalam Al Qur’an, bahwa derajat manusia disisi Allah SWT adalah sama dan yang membedakannya hanyalah tingkat ketakwaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pernikahan Syarifah dan Non Sayyid, 2) bagaimana analisis konsep Kafaah dalam pernikahan Syarifah dan Non Sayyid di Sidosermo dalam kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Penelitian yang menggunakan fakta fakta empiris yang diambil dari perilaku manusia, yang dilakukan melalui wawancara atau melihat langsung kejadian di lapangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu menggunakan pendekatan sosiologi hukum. Sosiologi hukum yaitu melihat, menerima, dan memahami hukum sebagai bagian dari manusia. Penelitian yang mengamati karakteristik sebuah perilaku masyarakat dalam suatu wilayah yang dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan hukum Islam. Hasil penelitian tersebut adalah dalam pandangan hukum Islam yaitu semua manusia sama dalam hal hak dan kewajiban, tidak ada keistimewaan antara yang satu dan yang lainnya kecuali dalam agama dan takwanya. Dan dari hasil penelitian di Sidosermo tentang pernikahan Syarifah dengan Non Sayyid dapat dinyatakan bahwa sebagian besar keluarga para Sayyid dan Syariah di Sidosermo Dalam Kecamatan Wonocolo Surabaya saat ini tidak terlalu mementingkan nasab dari calon suami yang paling terpenting adalah kecocokan antara pasangan, ilmu agama dan akhlaknya. Pada zaman modern saat ini kriteria Kafaah yang diutamakan adalah tingkat keagamaannya, karena jika orang mempunyai agama yang bagus pasti dia juga shalih dan berakhlak mulia dan tidak ada kekhususan dalam segi nasab karena itu termasuk prinsip zaman dulu dan sudah berubah di zaman sekarang.

Sitasi

RAHAYU , ELA PUJI .   (2024). Analisis Kafaah Dalam Pernikahan Syarifah Dan Non Sayyid Di Sidosermo Dalam Kota Surabaya. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
ELA PUJI RAHAYU

Elapujirahayu99@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: ELA PUJI RAHAYU
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 38
Tanggal Publikasi: 13 May 2024
Dibuat: 13 May 2024 07:18
Diupdate: 08 May 2026 23:01