Manajemen Risiko Dalam Meminimalisir Kerugian Pada Usaha Cabai Rawit di Pasar Tradisional Berbek Kabupaten Nganjuk
Abstrak
ABSTRAK SYAIDATUL FEBBRIANA, Dosen Pembimbing M. Soleh Mauludin, SE,MSI dan Sri Hariyanti, SHI, MM, MANAJEMEN RISIKO DALAM MEMINIMALISIR KERUGIAN PADA USAHA CABAI RAWIT DI PASAR TRADISIONAL BERBEK KABUPATEN NGANJUK, Ekonomi Syariah,Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri, 2023. Kata Kunci : Manajemen Risiko, Cabai Rawit, Pasar Tradisional Berbek. Manajemen risiko merupakan sebuah pendekatan terhadap risiko yaitu dengan memahami, mengidentifikasi, dan mengevaluasi risiko. Manajemen risiko mengaplikasikan kemungkinan yang akan terjadi dimasa depan. Sehingga manajemen risiko tidak hanya mengurangi kecenderungan terjadinya risiko tapi juga dampak dari risiko yang muncul. Maka dari itu penulis mengambil manajemen risiko menjadi judul penulis dalam meminimalisir kerugian pada usaha cabai rawit di Pasar Tradisional Berbek Kabupaten Nganjuk dengan fokus penelitian yaitu : 1) Apa saja Risiko yang dihadapi Pelaku Usaha Cabai Rawit di Pasar Tradisional Berbek ? 2) Bagaimana Langkah-langkah Manajemen Risiko dalam Menghadapi Risiko Usaha Cabai Rawit di Pasar Tradisional Berbek ?.Peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis pendekatan ini menggunakan pendekatan studi kasus. Untuk analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Risiko yang dihadapi Pedagang Cabai Rawit di Pasar Tradisional Berbek yaitu Resiko Keuangan(kenaikan harga cabai, naiknya harga biaya transportasi,kelangkaan cabai, menurunnya penjualan dan pendapatan), Resiko Produk (terjadinya kebusukan, barang rusak dari agen dan tidak terjual habis dalam sehari) dan Resiko Operasional (pemasarannya masih dengan cara offline dan lambatnya servis pelayanan). 2) Langkah-langkah Pedagang dalam Menghadapi Risiko Penjualan Cabai Rawit di Pasar Tradisional Berbek dengan menyusun perencanaan anggaran dana dan penjadwalan rutin, kemudian melakukan pelaksanaan menganalisis risiko yang muncul dengan mencari informasi dari media sosial dan sesama pedagang, selanjutnya, dalam penanggulangan risiko pedagang menggunkan metode penghindaran risiko, meminimalisir risiko, pengelolaan risiko dan menanngung risiko. Manajemen Risiko yang dilakukan pedagang mengatasi risiko kebusukan diterapkan dengan baik, namun terdapat beberapa risiko yang belum teratasi.Sehingga pendapatan pedagang masih mengalami penurunan dan kerugian.
Sitasi
Febbriana , Syaidatul . (2024). Manajemen Risiko Dalam Meminimalisir Kerugian Pada Usaha Cabai Rawit di Pasar Tradisional Berbek Kabupaten Nganjuk. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Syaidatul Febbriana
syaidatulfebbriana@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Syaidatul Febbriana |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 14 May 2024 |
| Dibuat: | 14 May 2024 03:23 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:00 |