Eksistensi Budaya Religius Tradisi Damar Kurumh Pada Masyarakat Kabupaten Gresik di Era Modern
Abstrak
SITI MASHITA ATIRA; Dosen Pembimbing I: Dr. M. QOMARUL HUDA, M.FIL.I. Dan Dosen Pembimbing II: M. SYAHRUL ULUM, M. SOS.; Eksistensi Budaya Religius Tradisi Damar Kurung Pada Masyarakat Kabupaten Gresik Di Era Modern, Skripsi, Sosiologi Agama, Ushuluddin Dan Dakwah, IAIN Kediri 2023. Kata Kunci: Eksistensi, Damar Kurung, Modern Dalam studi penelitian ini membahas tentang Eksistensi Budaya Religius Tradisi Damar Kurung Pada Masyarakat Kabupaten Gresik Di Era Modern. Tradisi Damar Kurung ada sejak masa Kerajaan Sunan Prapen dan mulai populer semasa Mbah Masmundari telah menjadi cerita legenda masyarakat Kabupaten Gresik hingga saat ini. Karya – karya Mbah Masmundari menjadi sejarah masyarakat Kabupaten Gresik, sehingga perlu menelisik lebih mendalam peninggalan karya – karya beliau. Pada tahun 2005, wafatnya Mbah Masmundari merupakan moment eksistensi Damar Kurung mulai dipertanyakan keberadaan sebagai ikon masyarakat Kabupaten Gresik. Hal ini dikarenakan tidak ada penerus yang melanjutkan karya – karya Mbah Masmundari. Analisis penelitian ini mengunakan teori hibriditas yang dikemukakan oleh Homi K. Bhabha. Bhabah melihat bahwa adanya perubahan sosial diakibatkan oleh adanya ketidakseimbangan di era modern. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan pendekatan tersebut, hasil yang dicapai bisa berangkat dari latar alami di lokasi penelitian. Data yang didapatkan dengan mengunakan metode observasi,wawancara, dan dokumentasi arsip. Sementara itu, dalam analisisnya mengunakan metode teknik reduksi data, kemudian penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Tradisi Damar Kurung pada Masyarakat Kabupaten Gresik di Era Modern menunjukkan bahwa Damar Kurung telah diakui secara nasional sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia, Republik Indonesia pada tahun 2017. Demi terlestarinya Damar Kurung, kelompok seniman budaya di Kabupaten Gresik mengadakan festifal Damar Kurung, souvenir, dan mendirikan camp sebagai kelestarian Damar Kurung. Tahun 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik menetapkan Damar Kurung sebagai salah satu Ikon Kabupaten Gresik. Maka, Pemerintah menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial budaya terhadap kelestarian Damar Kurung. Eksistensi Budaya Religius yang ada pada Tradisi Damar Kurung di Kabupaten Gresik menunjukkan tradisi Damar Kurung mengambarkan pada kegiatan masyarakat, misalnya dari seni lukisnya yang tiap sisi mengambarkan cerita yang mengalir, sebagai lentara dimanapun berada, mengandung nilai budaya religius, dan Damar Kurung adalah milik seluruh masyarakat Kabupaten Gresik.
Sitasi
ATIRA , Siti Mashita . (2024). Eksistensi Budaya Religius Tradisi Damar Kurumh Pada Masyarakat Kabupaten Gresik di Era Modern. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Siti Mashita ATIRA
atiramashita7@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Siti Mashita ATIRA |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 21 |
| Tanggal Publikasi: | 20 May 2024 |
| Dibuat: | 20 May 2024 06:44 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:57 |