Kontekstualisasi Hadis Tentang Tabarruj Dan Relevansinya Dengan OOTD Perempuan Muslimah Di Era Digital
Abstrak
EVI DWI INTAN MEY PRAFITA, Dosen Pembimbing Moh. Misbakhul Khoir, M.Th.I dan Ibnu Hajar Ansori, M.Th.I. Kontekstualisasi Hadis tentang Tabarruj dan Relevansinya dengan Ootd Perempuan Muslimah di Era Digital. Skripsi, Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, 2024. Kata kunci : Tabarruj, OOTD Perempuan Muslimah, Era Digital, Hadis. Tabarruj merupakan perilaku seorang perempuan yang dengan sengaja memperlihatkan kecantikan dan perhiasannya kepada seorang laki-laki yang bukan mahram. Perilaku tabarruj di era digital semakin marak, khususnya di era digital. Masih sedikit para perempuan muslimah yang mengetahui makna tabarruj secara terperinci,sesuai kandungan yang ada di dalam hadis Nabi Saw. Faktor penyebab terjadinya perilaku tabarruj tidak lepas dari unsur keimanan, lingkungan yang ia tempati, dan faktor sosial. Dampak dari perilaku tabarruj itu sendiri ialah dapat meningkatkan resiko terjadinya pelecehan seksual. Dalam penelitian ini, termasuk penelitian kualitatif jenis library research. Metode yang digunakan ialah metode mauḍhū’i (tematik). Menelusuri hadis-hadis beserta pemaknaannya tentang tabarruj dalam berpakaian menjadikan penemuan hadis-hadis yang lengkap dan terperinci. Dalam kajian ini, penulis akan merelevansikan dengan etika berpakaian perempuan muslimah di era digital, diperlukan pendekatan ilmiah berupa integritas keilmuan untuk pemahaman yang komprehensif dengan pendekatan sosiologis. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa keterkaitan tabarruj dengan ootd perempuan muslimah berdasarkan kitab hadis Bukhārī adalah tentang model pakaian muslimah, eksistensi pakaian sebagai penutup aurat, dan etika berpakaian muslimah. Hal sejalan dengan ayat al-Qur’an, hadis yang semakna, pendapat para ulama, dan kondisi sosiologisnya. Adapun implikasi tabarruj di era kekinian, terutama dalam ootd perempuan muslimah juga tetap berlaku sesuai dengan nilai-nilai Islam dan tidak ada perbedaan signifikan dalam kesesuaian makna hadis tentang tabarruj. Seorang perempuan muslimah harus memilih pakaian yang sopan, longgar, dan tidak transparan, karena dalam dunia digital gambar, foto, video, meme, ataupun sejenisnya dapat dengan mudah disebarkan secara luas
Sitasi
Prafita , Evi Dwi Intan Mey . (2024). Kontekstualisasi Hadis Tentang Tabarruj Dan Relevansinya Dengan OOTD Perempuan Muslimah Di Era Digital. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Evi Dwi Intan Mey Prafita
evimey8@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Evi Dwi Intan Mey Prafita |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 20 |
| Tanggal Publikasi: | 22 May 2024 |
| Dibuat: | 22 May 2024 04:45 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:57 |