Seksualitas Era Teknoseksual Dalam Hadis (Analisis Kajian Hadis Seksualitas Menurut Yusuf Al-Qardawi)
Abstrak
FAIZA PUJI LESTARI, Dosen Pembimbing Akhmad Hasan Saleh, S.Pd, M.PI dan Moh. Misbahul Khoir, M.Th.I, Seksualitas Era Teknoseksual dalam Hadis (Analisis Kajian Hadis Seksual Menurut Yusuf al-Qardawi). Skripsi, Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. 2023. Kata kunci: teknoseksual, seksualitas, tematik. Perkembangan teknologi komunikasi saat ini berkembang di berbagai macam negara dan perkembangannya begitu pesat. Implementasi teknologi informasi dan komunikasi sekarang terdapat dalam berbagai macam jenis seperti: internet, virtual office dan sebagainya. Hal ini dapat membawa banyak perubahan pada manusia baik dalam bidang sosial maupun berbagai macam bidang lainnya. Salah satunya adalah teknoseksual. Teknoseksual merupakan suatu pola hidup seseorang yang memiliki keahlian dalam bidang teknologi yang mana penggunaannya terdapat unsur seksualnya. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif atau library research. Sehingga, sumber data yang digunakan ialah berbasis kepustakaan baik dari buku, kitab, jurnal, skripsi, artikel, dan sebagainya yang mendukung tema penelitian ini. Metode yang digunakan ialah metode maudhūī dan mengkontekskan hadis tersebut pada era sekarang. Dengan menggunakan metode pemahaman hadis yusuf al-Qardawi yang mana hanya fokus pada memahami hadis dengan menggabungkan hadis-hadis yang setema serta Membedakan antara sarana yang berubah-ubah dan tujuan yang tetap dari setiap hadis. Dari proses telaah data dan analisis, penulis menemukan bahwa hadis yang terkait dengan seksualitas meliputi dimensi relasi yang berkitan dengan hubungan seksual yang tercantum dalam kitab Sunan Abu Daud nomor indeks 190 dan kitab Musnad Ahmad nomor 11228. Dimensi rekreasu yang berkaitan dengan kesenangan yang tercantum dalam kitab shahih muslim nomor indeks 2391, sunan at-Tirmidzi nomor 1091. Dimesi prokreasi yang berkaitan dengan reproduksi terdapat dalam kitan sunan ibnu Majjah. Dimesi sensual yang berkeitan dengan panca indera yakni bercumbu rayu yang terdapat dalam kitab ad-darimi. Adapun kontekstualisasi hadisnya yang menggunakan metode pemahaman hadis yusuf al- Qardawi dihasilkan bahwa bercumbu rayu (forplay) sebelum berhubungan seksual merupakan sarana yang bertujuan untuk merangsang serta membedakan anatara berhubungan seksual dengan binatang. Kemudian pada zaman Nabi memang tidak ditemukan penggunaan teknoseksual, namun seiring perkembangan zaman maka muncul beberapa produk hasi dari perkembangan teknologi seksual yakni dildo dan boneka seks yang berfungsi untuk merangsang keharmonisan keluarga. Dengan begitu alat tersebut untuk membantu meluapkan fantasi seksual.
Sitasi
LESTARI , FAIZA PUJI . (2024). Seksualitas Era Teknoseksual Dalam Hadis (Analisis Kajian Hadis Seksualitas Menurut Yusuf Al-Qardawi). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
FAIZA PUJI LESTARI
faiza.lestari98@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | FAIZA PUJI LESTARI |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 20 |
| Tanggal Publikasi: | 28 May 2024 |
| Dibuat: | 28 May 2024 02:14 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:55 |