Subjective Well being pada santri pengabdi di Pondok Pesantren Al-Farros Tebuireng Jombang
Abstrak
Indana Rizqiya Humairo’. 2022. Subjective well-being Pada Santri Pengabdi di Pondok Pesantren Al-Farros Tebuireng Jombang. Skripsi, Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Dosen Pembimbing (1) Yuli Darwati, M.Si dan Dosen Pembimbing (2) Febri Hijroh Mukhlis, M.Hum. Kata Kunci : Santri Pengabdi, Subjective well-being Santri pengabdi adalah seorang santri yang memutuskan untuk mengabdikan diri kepada kyai dan pesantren karena alasan tertentu. Menjadi santri pengabdi memiliki banyak konsekuensi diantaranya adalah bersedia menjalankan segala tugas yang diamanatkan kepadanya. Tidak jarang seorang santri pengabdi harus mengesampingkan kebutuhan pribadinya demi menjalankan tugas pengabdian. Terlebih pada santri pengabdi yang memiliki peran ganda seperti menjadi mahasiswa dan tenaga pengajar. Mereka harus bisa membagi waktu agar keduanya dapat berjalan selaras.Untuk dapat menjalankan peran tersebut, santri pengabdi perlu memiliki subjective wll – being. Yakni sebuah kesejahteraan subjektif menurut persepsi seseorang. Seseorang dapat merasakan kebahagiaan dan ketenangan hidup ketika ia dalam kondisi yang sejahtera. Dalam keadaan hidup yang penuh tekanan dan tanggungjawab, kesehatan mental menjadi kebutuhan yang utama. Selain itu kesejahteraan juga menjadi penentu kualitas hidup seseorang.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 04 Jun 2024 |
| Dibuat: | 04 Jun 2024 04:12 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:52 |